4 April 2020
  • 4 April 2020
Breaking News
  • Home
  • Redaksi
  • Perairan Selat Malaka, Sumber Devisa Indonesia

Perairan Selat Malaka, Sumber Devisa Indonesia

By on 20 February 2020 0 46 Views

ROC — Perairan Selat Malaka dan Selat Singapura merupakan urat nadi pelayaran dunia yang menghubungkan Samudra Hindia dengan Samudera Pasifik, sehingga bila dikelola secara professional akan menjadi sumber devisa bagi Indonesia.

Demikian dikatakan Komandan Guskamla Koarmada I Laksma TNI Yayan Sofiyan, S.T dalam acara Focus Group Discussion Floating Storage Unit di Gedung Badan Pengusahaan Kawasan Perdagangan Bebas Dan Pelabuhan Bebas Batam, pada hari Rabu tanggal 19 Februari 2020.

Informasi tersebut, diterima redaksi republikonline.com, melalui siaran pers, pada Kamis (20/02).

Lebih jauh dijelaskan, pemerintah Indonesia akan menyediakan 9 (Sembilan) area lego jangkar di Provinsi Kepri guna membuat kapal-kapal muatan tertarik untuk lego jangkar di area tersebut.

“Dengan kebijakan ini tentunya kedepan, pemerintah akan mendukung fasilitas area lego jangkar yang berstandar Internasional,” imbuh Danguskamla Koarmada I.

Sebelum mengakhiri diskusi, Danguskamla Koarmada I menyampikan guna mendukung program pemerintah tersebut, TNI Angkatan Laut khususnya Guskamla akan terus melaksanakan patroli di perairan wilayah kerja Koarmada I, sehingga jalur pelayaran kapal-kapal dapat dijamin keamanan dan keselamatannya.

Kegiatan Focus Group Discussion Floating Storage Unit juga dihadiri oleh Laksamana (Purn) Dr. Marsetio Staf Ahli Menko Maritim dan Investasi, Purwiyanto Wakil Kepala BP Batam, Jadi Rajagukguk Kadin Batam, Johannes Kennedy Aritonang Presiden Direktur Panbil, KSOP Batam, BC Batam, Pertamina Batam, Lantamal IV, Polairud Kepri, Lanal Batam dan anggota INSA Kepri.

(idj/idj)

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *