Wednesday, May 18, 2022
Home DKI Jakarta Penjelasan Menteri Agama Soal Larangan Jemaah Umrah Indonesia

Penjelasan Menteri Agama Soal Larangan Jemaah Umrah Indonesia

Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas.

Harmoni Media – Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas mengatakan, vaksin Sinovac yang belum diregister oleh WHO bukan lah penyebab jemaah Indonesia tidak bisa umrah.

“Jadi kan begini kalau Indonesia gak bisa umroh bukan karena vaksin Sinovac yang belum diregister WHO. Tetapi karena Indonesia di-suspend,” kata Menag Yaqut saat ditemui di Kantor DPP PKB, Jakarta, Senin, (19/4).

Yaqut mengatakan, Arab Saudi saat ini masih membatasi jemaah umrah dari luar negeri, termasuk Indonesia. Penyebabnya, kata Yaqut, karena jemaah asal Indonesia pernah terpapar Covid-19 saat melaksanakan umrah beberapa waktu lalu.

“Nah umrah kemarin kenapa kita enggak bisa karena bagian dari negara yang di-suspend karena kasus umroh sebelumnya,” kata dia.

Sebelumnya beredar kabar bahwa vaksin Sinovac tidak bisa dijadikan syarat untuk umrah karena belum tersertifikasi WHO.

Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19, Wiku Adisasmito, mengatakan Emergency Use of Listing (EUL) vaksin Sinovac dari WHO akan dikeluarkan pada Mei 2021.

“EUL diberikan sebagai prasyarat pasokan vaksin COVAX yang menjadi vaksin subsidi WHO ke berbagai negara di dunia,” kata Wiku Adisasmito dalam keterangan tertulisnya, Jumat, 16 April 2021 lalu.

Wiku mengatakan, EUL juga sebagai prasyarat untuk membantu suatu negara dalam memutuskan kelayakan penggunaan, produksi atau impor vaksin Covid-19 dan selanjutnya untuk memutuskan Emergency Use of Authorization atau EUA.

“Izin EUA secara spesifik hanya untuk izin edar terbatas pada suatu negara,” ujarnya.

Red

Most Popular

Recent Comments