28 October 2020
  • 28 October 2020
Breaking News
  • Home
  • Redaksi
  • Pengacara Djoko Tjandra, Anita Kolopaking Ditahan

Pengacara Djoko Tjandra, Anita Kolopaking Ditahan

By on 9 August 2020 0 125 Views

Ket.gbr: Pengacara dari buronan kasus korupsi pengalihan hak tagih (cessie) Bank Bali Djoko Tjandra, Anita Kolopaking

ROC – Penyidik Badan Reserse Kriminal Polri resmi menahan resmi menahan kuasa hukum dari buronan kasus bank Bali, yakni korupsi pengalihan hak tagih (cessie) Bank Bali Djoko Tjandra, Anita Kolopaking, di Rutan Bareskrim Polri, Jakarta, mulai Sabtu (8/8) kemarin.

“Pagi ini tanggal 8 Agustus 2020 sampai dengan 20 hari ke depan yang bersangkutan ditahan di Rutan Bareskrim Polri,” kata Kepala Biro Penerangan Masyarakat Polri Brigjen Polisi Awi Setiyono, Sabtu pagi kemarin.

Awi menjelaskan, Anita ditahan setelah diperiksa penyidik sebagai tersangka kasus pelarian Djoko Tjandra sejak Jumat kemarin.

Ia mengatakan, pemeriksaan Anita berlangsung hingga Sabtu dini hari dan terdapat 55 pertanyaan yang diajukan penyidik kepada Anita pada pemeriksaan tersebut.

“Pemeriksaan ADK (Anita Kolopaking) sampai jam 4 dini hari tadi, yang bersangkutan dicecar dengan 55 pertanyaan,” ujar Awi.

Bareskrim Polri sebelumnya telah menetapkan Anita Kolopaking sebagai tersangka dalam kasus pelarian terpidana kasus pengalihan hak tagih Bank Bali, Djoko Sugiarto Tjandra.

Ia disangka telah melanggar Pasal 263 Ayat (2) KUHP terkait penggunaan surat palsu dan Pasal 223 KUHP tentang upaya membantu kaburnya tahanan.

Diketahui, Anita Kolopaking merupakan tersangka terkait surat jalan yang membuat Djoko Tjandra bisa kabur ke Malaysia. Status itu ditentukan setelah adanya gelar perkara pada 27 Juli 2020 lalu.

Sebelumnya Anita sempat mengajukan permohonan perlindungan kepada Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK). Dengan alasan itu pula, Anita tak datang saat panggilan pertama.

Namun, upaya Anita mendapatkan perlindungan dari LPSK atas statusnya sebagai saksi dari tersangka Brigjen Prasetijo sulit dikabulkan. Sebab, Anita sudah berstatus tersangka juga.

Selain Anita, Bareskrim Polri sudah lebih dulu menjerat dan menahan Brigjen Prasetijo. Prasetijo dijerat 3 pasal sekaligus, yakni pasal 263 KUHP ayat 1 jo 2 dan pasal 246 KUHP, dan 221 KUHP ayat ke 1. (Red)

 

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *