5 July 2020
  • 5 July 2020
Breaking News
  • Home
  • Redaksi
  • Pendaftaran Kartu Pra Kerja Gelombang 4 Dibuka Tanggal 26 Mei 2020, Ini 3 Hal Yang Harus di Cermati

Pendaftaran Kartu Pra Kerja Gelombang 4 Dibuka Tanggal 26 Mei 2020, Ini 3 Hal Yang Harus di Cermati

By on 25 May 2020 0 31 Views

Jakarta, ROC – Setelah terhenti selama 25 hari, pendaftaran Kartu Pra Kerja akhirnya akan dibuka kembali, tepatnya besok, tanggal 26 Mei 2020. Sebelum mendaftar, cermati beberapa hal berikut, Senin (25/5).

Seperti diketahui, pendaftaran Kartu Pra Kerja terakhir kali ditutup pada gelombang 3 tanggal (30/4/2020)

Pendaftaran Kartu Pra Kerja gelombang 4 tak kunjung dibuka karena 2 alasan.

Alasan pertama, karena memberikan kesempatan kepada nama-nama yang diusulkan oleh kementerian lembaga yang telah diprioritaskan.

Alasan kedua, karena terjadinya penumpukan peserta dari gelombang I hingga III atau terjadi backlog

Adapun, jumlah peserta lolos hingga saat ini mencapai 680.000 orang.

392.338 dari 680.000 orang peserta merupakan korban PHK yang memang diprioritaskan

Secara lebih rinci dirinya memaparkan, dari gelombang I, terdapat 168.111 peserta yang lolos mendapatkan program Kartu Prakerja, dengan 161.512 di antaranya merupakan korban PHK.

Adapun pada gelombang II, terdapat 288.154 orang peserta dengan 132.642 orang yang merupakan korban PHK. Sementara pada gelombang III dengan jumlah peserta 224.615 orang, 98.184 merupakan korban PHK.

Belajar dari kegagalan pada pendaftaran Gelombang 1, 2, dan 3 pendaftar yang masih tak lolos pada gelombang 3 dapat memperbaiki hal berikut pada Pendaftaran Kartu Pra Kerja Gelombang ke 4.

1. Tidak Verifikasi Email

Tahap verifikasi email adalah tahap pertama untuk mendapatkan kartu Pra Kerja.

Berdasarkan data pendaftar Kartu Pra Kerja gelombang I, terdapat 5,96 juta orang yang telah melakukan registrasi program kartu Pra Kerja, namun hanya 4,42 juta orang yang melakukan sampai tahap verifikasi email

Ini artinya, sudah ada 1,5 juta orang pendaftar yang telah tersingkir sebelum masuk dalam tahap pendaftaran Kartu Pra Kerja berikutnya

2. Tidak Verifikasi NIK

Usai melakukan verifikasi Email, pendaftar diwajibkan untuk melakukan tahap verifikasi Nomor Induk Kependudukan

Dari data pendaftar Kartu Pra Kerja gelombang I, dari 3,29 juta pendaftar yang memasuki tahap verifikasi Nomor Induk Kependudukan (NIK) hanya 2,78 juta yang berhasil lolos ke proses pengacakan sistem untuk bergabung sebagai peserta Kartu Pra Kerja gelombang I

Ini artinya, ada 500ribu orang yang gagal atau tidak melalkukan proses verifikasi NIK

3. Kesalahan Swafoto atau Selfie

Dari 2,78 juta peserta Kartu Pra Kerja Gelombang I, akan dilakukan pengacakan oleh sistem untuk mendapatkan 200.000 orang.

Pemerintah mulanya akan memberikan Kartu Pra Kerja pada gelombang pertama pada 200ribu orang penerima manfaat, namun jumlah ini berkurang sebanyak 32.000 akibat adanya kesalahan pada swafoto atau selfie yang diunggah

“Lebih karena fotonya tidak sesuai dengan KTP dan tidak dikenali oleh sistem karena kualitas foto yang terlalu terang, terlalu gelap, tidak menghadap kamera, mengenakan kacamata, penutup kepala, dan lainnya” jelas Panj, di Kompas.com dengan judul “Catat, Ini Kesalahan Teknis Paling Umum Tidak Lolos Kartu Prakerja”.

Apabila anda merasa melakukan kesalahan unggah pada bagian swafoto Pra Kerja, anda dapat mengikuti panduan berikut

Panduan Swafoto Kartu Pra Kerja

Apabila kamu merasa masih belum mengirimkan swafoto atau swafoto yang kamu kirimkan salah, simak panduan swafoto Kartu Pra Kerja berikut ini

1. Seluruh bagian muka tampak lurus menghadap kamera

2. Atur kecerahan foto agar tak terlalu gelap dan tak terlalu terang

3. Jangan gunakan kacamata

4. Jangan gunakan penutup kepala

5. Pastikan wajah tak tertutup rambut

6. Jangan gunakan masker

7. Atur pencahayaan foto agar tak berbayang

8. Ambil foto dalam posisi portrait bukan landscape

9. Ambil foto dengan latar belakang polos

Untuk diketahui, Pelaksanaan program kartu pra kerja ini menjadi salah satu stimulus untuk membantu masyarakat menghadapi pandemi Covid-19 atau virus Corona yang sedang menyerang Indonesia saat ini.

Pelaksanaan Kartu Pra Kerja merupakan implementasi Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 4 Tahun 2020 tentang Re-focusing Kegiatan, Realokasi Anggaran, serta Pengadaan Barang dan Jasa untuk Percepatan Penanganan Coronavirus Disease 2019 (Covid-19).

Total bantuan yang akan didapat oleh tiap pemegang kartu prakerja sebesar Rp 3.550.000 untuk biaya pelatihan dan insentif.

Adapun, rincian insentif yang akan diterima oleh pemegang kartu pra kerja akan mengikuti skema sebagai berikut.

– Saldo Pelatihan sebesar Rp. 1.000.000,

– Insentif bulanan sebesar Rp.2.400.000 (Dibagikan Rp.600.000 Perbulan)

– Insentif pengisian survei Rp. 150.000 (50.000 per survei).

Usai berhasil menjalankan 3 gelombang pendaftaran Kartu Pra Kerja, berikut fakta-fakta terbaru dari Kartu Pra Kerja yang harus anda ketahui

Cara Daftar Kartu Pra Kerja Gelombang IV

1. Membuat akun Prakerja

– Masuk ke situs www. prakerja.go.id

– Masukan nama lengkap, alamat email, dan kata sandi baru

– Cek email dari Kartu Prakerja dan ikuti petunjuk untuk konfirmasi akun email.
Setelah konfirmasi akun email berhasil, kembali ke situs Prakerja

2. Isi data diri

– Masuk ke akun dengan alamat email dan kata sandi yang baru dibuat

– Masukan nomor KTP dan tanggal lahir, lalu klik “Berikutnya”.

– Isi data diri dengan lengkap formulir kartu prakerja (nama lengkap, alamat email, alamat tempat tinggal, alamat domisili, pendidikan, status kebekerjaan, foto KTP, dan foto selfie dengan KTP), lalu klik “Berikutnya”

– Masukan nomor telepon dan kode OTP yang dikirimkan melalui SMS

3. Ikuti tes Ikuti tes motivasi dan kemampuan dasar selama 15 menit.

– Siapkan alat tulis dan kertas bila perlu

– Tunggu email pemberitahuan dari Kartu Prakerja setelah menyelesaikan tes

– Setelah mendapatkan email pemberitahuan, kembali ke situs, dan gabung ke gelombang pendaftaran.(Red)

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *