3 July 2020
  • 3 July 2020
Breaking News
  • Home
  • Nasional
  • Pemprov DKI Buka Hotline 24 Jam Laporan Virus Corona

Pemprov DKI Buka Hotline 24 Jam Laporan Virus Corona

By on 28 January 2020 0 170 Views

Jakarta, ROC – Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta melalui Dinas Kesehatan membuka sambungan telepon (hotline) 24 jam di nomor 081388376955 bagi tenaga kesehatan maupun masyarakat yang ingin melaporkan dugaan kasus virus corona. Nomor tersebut juga dapat diakses masyarakat untuk mengetahui informasi lebih lanjut soal virus corona

Kepala Dinas Kesehatan DKI Jakarta, Widyastuti mengatakan, hotline ini dapat memberikan informasi mengenai virus corona yang merupakan jenis baru. Sehingga mungkin banyak masyarakat belum paham mengenai gejala, risiko, penularan dan pencegahannya.

“Kami siap memberikan jawaban-jawaban terkait itu. Silakan saja kalau ada masyarakat yang mungkin belum jelas bagaimana gejala, faktor risiko dan pencegahannya silakan untuk bertanya,” katanya seperti dilansir dari Antara, Selasa (28/1).

Dia mengungkapkan, untuk kondisi gawat darurat, masyarakat dan tenaga kesehatan juga dapat langsung menghubungi 112.

“Jalur lain yang bisa diakses juga, yaitu 119 yang memang menjadi tempat AGD kami. Nanti kalau ada hal-hal yang lebih mendalam bisa disalurkan kepada bidang terkait,” ujarnya.

1 dari 1 halaman

Seluruh Puskesmas di DKI Jakarta siap memberikan layanan. Jika ada warga dengan gejala awal terjangkit virus corona seperti demam, batuk, pilek dan lainnya, kemudian dilakukan anamnesis untuk mengetahui riwayat penyakit atau perjalanan sebelumnya ke daerah terdampak terutama di Wuhan, China.

“Kalau memang iya tentu akan dilakukan langkah-langkah selanjutnya. Tidak perlu panik karena memang tidak semua gejala demam batuk itu ke arah itu, tentu akan ditanyakan riwayat perjalanan,” tutur Widyastuti.

Virus corona jenis baru (2019-nCoV) diketahui menjadi wabah pneumonia berat yang kini menjangkiti ke seluruh dunia. Di China, tempat wabah pertama kali merebak, jumlah korban tewas telah mencapai 80 orang hingga Senin pagi waktu setempat. (Red/Merdeka)

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *