26 October 2020
  • 26 October 2020
Breaking News
  • Home
  • Redaksi
  • Pemprov DKI Baru Berencana Keruk Sungai Di Akhir 2020, Ini Tanggapan Warga Jakarta 

Pemprov DKI Baru Berencana Keruk Sungai Di Akhir 2020, Ini Tanggapan Warga Jakarta 

By on 28 February 2020 0 338 Views

ROC – Di pemerintahan Anis Baswedan, Jakarta sudah beberapa kali mengalami banjir dalam skala besar yang membutuhkan penanganan darurat akibat banjir yang kian parah, bahkan sudah membahayakan warga Jakarta. Di beberapa titik di kawasan Jakarta, air bahkan mencapai ketinggian hingga 2 meter, sehingga warga harus meninggalkan rumah mereka untuk mengungsi sementara waktu.

Namun demikian, pemerintah sepertinya tidak akan bergerak cepat dalam mengatasi banjir tersebut, mengingat Pemprov DKI Jakarta baru merencanakan pengerukan sungai-sungai yang mulai dangkal pada akhir tahun 2020 ini.

Menanggapi hal itu, Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi DKI Jakarta Saefullah menyebut, normalisasi sungai baru benar-benar bisa dilakukan akhir tahun. Ia beralasan, sebagian sungai-sungai itu masih menjadi kewenangan pemerintah pusat.

“Ini persoalannya di kali masih pengelolaan kementerian. Kemarin bagus sekali kepala BBWSCC-nya bahwa ya sudah kalau ada pendangkalan suatu tempat di 13 sungai itu DKI bikin surat lalu kita izinkan itu enggak ada masalah,” kata Saefullah di Jakarta, beberapa waktu lalu, Rabu (26/02).

Warga pun muali ramai, dengan kalimat “keburu tenggelam Jakarta” atau ada yang menyatakan “Kelamaan” dan sebagainya. Namun Saefullah menegaskan pengerukan di akhir tahun bukan berarti sepanjang 2019 dan 2020 tidak ada upaya normalisasi sungai. Upaya pengerukan terhadap beberapa saluran penghubung sudah dilakukan dengan maksimal.

Seperti diketahui, Jakarta kembali digenangi banjir besar pada Selasa 25 Februari 2020 lalu akibat hujan yang mengguyur cukup lama. Sebagian wilayah DKI yang tergenang air membuat aktivitas warga terganggu, sementara belum ada aksi nyata yang terlihat dari kinerja Anies Baswedan menangani banjir tersebut.

(idj/idj)

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *