16 June 2019
  • 16 June 2019
Breaking News

Pemkot Mojokerto memperingati Isro’ Mi’roj Nabi Muhammad SAW Di GOR

By on 6 April 2019 0 131 Views

MOJOKERTO, ROC – Pemerintah Kota Mojokerto memperingati Isro’ Mi’roj Nabi Muhammad SAW di GOR seni mojopahit Kota Mojokerto. Dengan mengadakan pengajian umum serta dihadiri oleh Walikota Mojokerto Ika Puspitasari dan Wakil Walikota Achmad Rizal Zakaria.

Serta dihadiri juga Sekertaris Daerah Harlistyati serta jajaran OPD se Kota Mojokerto, para guru Paud, TK, SD, SMP dan Ormas Islam.

Dalam sambutannya Walikota Mojokerto menyampaikan bahwa peringatan Isro’ Mi’roj Nabi Muhammad SAW merupakan moment untuk mengingat kembali sejarah perjalanan Rasulullah dari Masjidil Haram di Mekkah menuju Masjidil Aqso di Palestina.

Dan dilanjutkan dengan perjalanan menuju Sidrotul Muntaha yang terjadi hanya satu malam saja.

“Isro’ Mi’roj merupakan peristiwa penting karena dalam perjalanan tersebut Rasulullah mendapat perintah yang mewajibkan umatnya untuk menunaikan shalat lima waktu. Shalat lima waktu bagi umat Islam adalah merupakan media komunikasi langsung dengan Allah SWT,” jelasnya.

Walikota mengatakan juga bahwa, sholat lima waktu merupakan pelajaran bagi kita semua akan kepatuhan , ke tawadhu’an , kesabaran , keikhlasan , serta ke tawakalan kepada Allah SWT.

Peristiwa Isro’ Mi’roj merupakan suatu mukjizat yang terbesar bagi Nabi Muhammad SAW yang harus kita yakini dan di imani oleh setiap muslim.

“Oleh sebab itu , dengan peringatan Isro’ Mi’roj , kita dapat mengambil i’tibar untuk memahami dan menerapkan nilai-nilai keteladanan Nabi Muhammad SAW dalam mengemban amanah sebagai Khalifatullah,” ujarnya.

Walikota Mojokerto menyampaikan bahwa, visi dan misinya dalam membangun Kota Mojokerto membutuhkan partisipasi serta kerjasama dari berbagai elemen masyarakat dalam mewujudkan Kota Mojokerto yang berdaya saing , mandiri, demokratis, adil dan makmur, sejahtera serta bermartabat.

Dalam puncak peringatan Isro’ Mi’roj yang digelar oleh Pemerintah Kota Mojokerto sebagai penceramah yaitu KH. Imam Hambali dan H. Topan dari Surabaya. (US/HP)

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *