22 October 2020
  • 22 October 2020
Breaking News
  • Home
  • Redaksi
  • Pemerintah Tak Umumkan Update Corona Lagi, Ini Alasannya

Pemerintah Tak Umumkan Update Corona Lagi, Ini Alasannya

By on 22 July 2020 0 131 Views

Foto: Wiku Adisasmito Jubir Satgas Percepatan Penanganan Corona memberi Keterangan Pers terkait Update Data Covid-19 Nasional, 21 Juli 2020 (Youtube/Sekretariat Presiden)

ROC – Satuan Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 memastikan tak akan lagi mengumumkan data harian perkembangan kasus Covid-19, seperti yang sudah dilakukan dalam 4 bulan terakhir.

Hal tersebut dikemukakan Juru Bicara Satuan Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito dalam konferensi pers, yang disiarkan langsung oleh akun Youtube Sekretariat Presiden.

“Update kasus harian dapat langsung dilihat di portal www.covid19.go.id,” kata Wiku, Selasa (21/7).

Wiku mengatakan, pengumuman kasus Covid-19 yang setiap harinya disampaikan oleh Direktur Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Kementerian Kesehatan Achmad Yurianto tidak akan lagi disampaikan yang bersangkutan.

“Selanjutnya bapak Airlangga, Ketua Komite Kebijakan dalam pernyataan persnya menunjuk saya sebagai Juru Bicara Satgas,” katanya.

Sementara itu, berdasarkan data Kementerian Kesehatan total positif Covid-19 hingga hari ini bertambah 1.655 pasien sehingga totalnya 89.869 orang.

Dari data tersebut, terdapat penambahan 1.489 pasien sembuh sehingga total menjadi 48.466 orang. Adapun kasus kematian bertambah 81 orang sehingga totalnya 4.320 orang.

Ada 469 kabupaten/kota di 34 Provinsi yang terdampak Covid-19. Adapun total suspect corona di RI menembus 44.003 orang.

Achmad Yurianto tak lagi jadi juru bicara

Sebelumnya diberitakan, Ketua Komite Kebijakan Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional Airlangga Hartarto mengatakan mulai Selasa (21/7) kemarin, Juru Bicara Penanganan Covid-19 dipegang oleh Wiku Adisasmito, bukan lagi Achmad Yurianto.

“Nanti ada tambahan ya, jubir pemerintah di sini adalah ditunjuk Prof Wiku (Wiku Adisasmito) dari BNPB,” kata Airlangga saat menggelar konferensi pers di Gedung Kemenko Perekonomian, Jakarta Pusat, Selasa (21/7).

Airlangga menuturkan akan ada juru bicara lain yang khusus membahas soal ekonomi. Jabatan itu akan dipegang oleh Budi Gunadi Sadikin.

“Pak Budi Gunadi Sadikin khusus untuk satgas ekonomi,” kata dia.

Yurianto membenarkan pernyataan Airlangga soal pergantian jabatannya yang telah dia pegang sejak kasus pertama Covid-19 muncul di Indonesia, awal Maret lalu.

“Semuanya sesuai dengan yang diumumkan oleh pak Menko Perekonomian,” kata Yuri, Selasa (21/7).

Ia pun mengatakan tak akan lagi mengumumkan perkembangan Covid-19 harian.

“Nanti diumumkan Prof Wiku,” kata Yuri.

Achmad Yurianto telah ditunjuk sebagai Jubir pemerintah sejak kasus pertama Covid muncul di Indonesia. Yuri tak pernah putus menyampaikan informasi seputar Covid-19 setiap hari melalui streaming, saluran radio, maupun televisi. (Red)

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *