20 August 2019
  • 20 August 2019
Breaking News

Pembunuh Sadis Anak Dibawah Umur, Diringkus Aparat Polres Banjar

By on 30 December 2018 0 8021 Views

KOTA BANJAR, ROC – Jajaran Reskrim Polres Banjar berhasil membekuk pelaku pembunuhan sadis anak dibawah umur korban N (13). Pelaku berinisial AL diciduk di wilayah Randegan, Kota Banjar, Jawa Barat. Pada Jumat (28/12/2018).

Kapolres Banjar AKBP Matrius mengungkapkan, Polres Banjar hanya butuh waktu 2 hari dalam menangani kasus ini, Jumat (28/12/2018) pukul 14:15 wib tersangka diamankan di daerah Banjar, saat ini tersangka masih dalam pemeriksaan dari hasil pemeriksaan pelaku mengakui bahwa dia pelakunya.
“Ternyata tersangka masih dibawah umur (16) masih sesuai SMK kelas 1 dan baru saja dikeluarkan dari sekolah. Kepolisian polres Banjar melakukan prosedur sesuai UU perlindungan anak dibawah umur.” Terang Matrius kepada awak media.
Lebih lajut Matrius menjelaskan, ini bukti keseriusan anggota polres kota Banjar dalam menangani kasus, dari pemeriksaan pelaku menghabisi korban karena ingin memiliki sepeda motornya dan merasa kesal karena sering tidak diajak main oleh korban. Diketahui pada 26 Desember pukul 15:20 wib, tersangka AL meminta antar ke rumah sodara Yanto, sampe di rumah Yanto pelaku karna kemarahan terhadap korban, sering tidak diajak main oleh pelaku, saat ingat tidak diajak main pelaku emosi  kemudian melihat motor bagus, ada ingin memiliki motor korban, pelaku melukai korban dibagian arah belakang melukai korban leher kanan, leher kiri, dan  kepala bagian belakang, oleh sebuah golok.
“Tersangka menyembunyikan korban dibawah kursi rumah Yanto, lalu tersangka melarikan diri dengan membawa motor korban dan hp nya, pelaku tidak menyadarinya. HP pelaku tertinggal di TKP, disaat kembali k tkp, dilokasi sudah banyak orang. Sehingga membatalkan niatnya itu.” Turutnya.
Berkat penyelidikan anggota kami, yang mendalam dan hasil pemeriksaan terhadap para saksi-saksi informasi dari masyarakat dan olah TKP kepolisian Polres Banjar, akhirnya berhasil mengukap dan meringkus tersangka. Karena perbuatannya pelaku AL dijerat pasal 80 Undang-undang Perlindungan Anak dengan ancaman kurungan penjara kurang lebih 15 tahun penjara. (E.Dian.S)
Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *