28 March 2020
  • 28 March 2020
Breaking News
  • Home
  • Redaksi
  • Pelabuhan Kijing Bakal Dongkrak PAD Provinsi Kalbar

Pelabuhan Kijing Bakal Dongkrak PAD Provinsi Kalbar

By on 20 February 2020 0 109 Views

ROC — Keberadaan pelabuhan Kijing Mempawah memiliki dermaga sepanjang 1 km dengan trestle 3,5 km serta kedalaman kolam -15 LWS bakal ikut mendongkrak Pendapatan Asli Daerah (PAD) provinsi Kalimantan Barat dari pajak kegiatan ekspor, maupun kapal pesiar bagi Pariwisata.

“Selama ini komoditi Kelapa Sawit dan Karet dari Kalbar diekspor melalui Tanjung Priok bahkan Belawan, nantinya pelabuhan samudera Kijing dapat direct call tanpa harus melalui pelabuhan lain,” kata GM PT Pelindo II/IPC Pontianak, Adi Sugiri kepada republikonline.com di Pontianak, Selasa (18/2).

Sedangkan pelabuhan Dwikora Pontianak yang berada di Sungai Kapuas, terang Adi Sugiri, sudah tidak dapat lagi dioptimalkan pengembangannya. Apalagi terkait kedalaman sungai Kapuas sebagai alur pelayaran yang wajib dikeruk, khususnya bouy 3 – 4.

“Rencana soft launching di akhir bulan Juli 2020, kami usahakan Terminal internasional Kijing menjadi Kado Istimewa untuk NKRI pada perayaan HUT RI Ke 75,” ujarnya.

Saat ini Pemprov Kalbar sangat mendukung keberadaan pelabuhan Kijing sebagai Proyek Strategis Nasional, antara lain upaya pelebaran jalan di kawasan Senggiring dan rencana pemindahan akses jalan dari Desa Sungai Limau menuju Kelapa Empat.

Termasuk rencana kerjasama pembangunan jalan bebas hambatan Pontianak – Kijing yang dilakukan oleh Gubernur Provinsi Kalbar Sutarmidji dengan menandatangani nota kesepahaman bersama Art Tuhfah Ventus, perusahaan Malaysia.

Untuk diketahui pelabuhan Kijing telah diproyeksikan oleh Presiden RI menjadi salah satu hub utama di Indonesia, didukung kawasan ekonomi khusus (KEK) seluas 200 hektar bagi fasilitas produk olahan mineral dan komoditas perkebunan.

(idj/idj)

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *