23 April 2021
  • 23 April 2021
Breaking News
  • Home
  • Redaksi
  • Ngotot Laporan Soal AHY Diproses, Pengacara Darmizal Debat dengan Polisi 

Ngotot Laporan Soal AHY Diproses, Pengacara Darmizal Debat dengan Polisi 

By on 13 March 2021 0 70 Views

Ket gbr: Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menyatakan KLB Partai Demokrat tandingan yang dilaksanakan di Deli Serdang Sumatera Utara pada Jumat (5/3/2021) adalah tindakan ilegal dan inkonstitusional.

ROC – Rusdiansyah, pengacara Darmizal, meminta kepada pihak kepolisian untuk segera memproses laporannya terhadap Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY).

Seperti diketahui, AHY dilaporkan mantan politikus Partai Demokrat, Darmizal, karena dianggap telah melakukan pemalsuan akta otentik AD/ADT pendirian partai.

Rusdiansyah mengatakan, sampai saat ini belum ada laporan polisi (LP) yang diterbitkan penyidik untuk laporan perkara terhadap AHY.

Sebab, kata Rudsiansyah, Bareskrim Polri masih mendalami laporan terhadap Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) atas dugaan pemalsuan akta pendirian partai.

“Kami putuskan untuk bertemu kembali hari Selasa (16/3/2021),” kata Rusdiansyah di Mabes Polri, Jakarta, dikutip dari Kompas.com hari ini, Sabtu (13/3).

“Apakah ini bisa dilanjutkan ke proses pelaporan atau tidak, karena teman-teman penyidik membutuhkan waktu untuk menelaah.” lanjutnya.

Rusdiansyah mengatakan, salah satu alasan penyidik tidak menerbitkan LP untuk perkara tersebut karena dianggap dapat diselesaikan secara internal di mahkamah partai.

Karena itu, kata dia, pun mengaku sempat terjadi perdebatan yang cukup alot dengan penyidik.

“Tindakan pemalsuan semestinya diproses di kepolisian,” ujar Rusdiansyah.

Menurut dia, AHY diduga telah memalsukan akta otentik AD/ART terkait pendiri Partai Demokrat pada 2020.

AHY dianggap secara diam-diam mencantumkan nama Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) sebagai pendiri Partai Demokrat.

Rusdiansyah menuding pencantuman SBY itu tanpa melalui mekanisme partai.

Menurut Rusdiansyah, SBY bukan salah satu pendiri atau founding fathers Partai Demokrat. Sebab, pada akta pendirian Partai Demokrat tahun 2001 tidak ada nama SBY.

“Jadi di tahun 2020 saudara AHY diduga kuat melakukan perubahan di luar forum kongres bahwa the founding fathers Partai Demokrat adalah Susilo Bambang Yudhoyono dan Franky Rumangkeng,” ucapnya.

“Sementara pendirian Partai Demokrat di tahun 2001 tidak ada nama Susilo Bambang Yudhoyono sebagai pendiri Partai Demokrat.”

Beberapa barang bukti yang dibawa Rusdiansyah untuk melaporkan perkara ini di antaranya AD/ART Partai Demokrat tahun 2001 dan tahun 20202 serta SK Kemenkumham tahun 2020.

Red

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *