11 July 2020
  • 11 July 2020
Breaking News
  • Home
  • Redaksi
  • New Normal : Kemenag Akan Terbitkan Pedoman Beribadah dan Buka Rumah Ibadah Secara Bertahap

New Normal : Kemenag Akan Terbitkan Pedoman Beribadah dan Buka Rumah Ibadah Secara Bertahap

By on 28 May 2020 0 1038 Views

Foto: Menteri Agama (Menag) RI Fachrul Razi (tengah) bersama Menteri Kesehatan (Menkes) Terawan A Putranto (kiri)/(Sumber: Tribunnews)

Jakarta, ROC – Kementerian Agama (Kemenag) berencana membuat pedoman protokol beribadah terkait revitalisasi fungsi rumah ibadah menuju norma baru.

Menteri Agama Fachrul Razi menjelaskan pedoman ini menjadi jawaban atas kerinduan masyarakat dalam menjalankan ibadah di rumah ibadah masing-masing.

Menurut Fachrul poin-poin pedoman tersebut tidak jauh dari protokol kesehatan yang selama ini telah disosialisasikan. Rencananya pedoman tersebut akan dikeluarkan pada pekan ini.

“Ini berlaku semua agama, jadi nanti muatan-muatan dari masing masing  agama akan didiskusikan, mudah-mudahan dalam minggu ini bisa kami terbitkan. Tentu saja didalamnya memuat banyak poin-poin tentang protokol kesehatan,” ujar Fachrul usai rapat bersama Presiden Joko Widodo melalui video conference, Rabu (27/5).

Terkait pembukaan rumah ibadah, Fachrul menjelaskan pihaknya juga sudah menerapkan pedoman dibukanya rumah ibadah.

Nantinya pihak Kecamatan akan mendata rumah ibadah yang berada di kawasan aman dari penyebaran Covid-19.

Kendati demikian, dibukanya tempat ibadah akan terus dievaluasi setiap bulan. Jika berpotensi meningkatkan penyebaran Covid-19 maka izin akan dicabut.

“Izin akan direvisi setiap bulan, jumlah (rumah ibadah yang dibuka) bisa bertambah bisa berkurang. kalau data Covid-19 meningkat akan dicabut, jadi betul-betul kita buat sangat fair sekali,” ujar Fachrul.

Rumah Ibadah Dibuka Secara Bertahap

Usai rapat, Menag Fahcrul Razi juga menjelaskan akan membuka rumah-rumah ibadah secara bertahap. Dibukanya rumah ibadah secara bertahap menyusul kebijakan pemerintah yang tengah mempersiapkan tatanan normal baru (new normal) di tengah pandemi Corona.

“Kami membuat konsep umum, secara bertahap kegiatan ibadah di rumah ibadah dibuka kembali dengan menerapkan prosedur tatanan baru, new normal, yang telah dinyatakan Pak Presiden pada 15 Mei 2020,” ujar Fachrul Razi.

Fachrul mengatakan, cara ini dapat mengobati rasa rindu umat untuk beribadah di rumah ibadah. Pembukaan rumah ibadah itu juga dinilai bisa memberi ketenangan batin bagi masyarakat di tengah pandemi saat ini.

Selain itu, lanjut Fachrul, juga untuk memberikan apresiasi kepada daerah yang berhasil menekan penularan Covid-19. (idj)

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *