31 May 2020
  • 31 May 2020
Breaking News
  • Home
  • Redaksi
  • Mulai Hari Ini, Sanksi Larangan Mudik Sudah Berlaku

Mulai Hari Ini, Sanksi Larangan Mudik Sudah Berlaku

By on 8 May 2020 0 39 Views

Foto: Suasana jalan tol saat berlaku larangan mudik(idj/ROC)

Jakarta, ROC — Sebagaimana diatur di dalam Permenhub Nomor 25 Tahun 2020, sanksi larangan mudik mulai berlaku hari ini, Jumat (8/5). Bentuk sanksi terhadap warga yang melanggar aturan tersebut dari kendaraan diputar balik hingga sanksi sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.

Seperti yang dikutip republikonline.com, bunyi pasal 6 Permenhub Nomor 25 Tahun 2020, bahwa kendaraan yang akan keluar dan/atau masuk wilayah sebagaimana dimaksud dalam Pasal 2 pada tanggal 8 Mei 2020 sampai dengan tanggal 31 Mei 2020 diarahkan untuk kembali ke asal perjalanan dan dikenai sanksi sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.

Hingga 7 Mei 2020, pemudik yang masih nekat hanya diberi tindakan persuasif yaitu diminta putar balik. Namun, mulai hari ini tanggal 8 Mei 2020, pemudik akan diberi sanksi.

Hal itu diatur di pasal 6 Permenhub 25/2020. Berikut isinya:

a. kendaraan yang akan keluar dan/atau masuk wilayah sebagaimana dimaksud dalam Pasal 2 pada tanggal 24 April 2020 sampai dengan tanggal 7 Mei 2020 diarahkan untuk kembali ke asal perjalanan; dan

b. kendaraan yang akan keluar dan/atau masuk wilayah sebagaimana dimaksud dalam Pasal 2 pada tanggal 8 Mei 2020 sampai dengan tanggal 31 Mei 2020 diarahkan untuk kembali ke asal perjalanan dan dikenai sanksi sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.

“Setiap orang wajib mematuhi penyelenggaraan kekarantinaan kesehatan,” demikian bunyi Pasal 9 ayat (1).

Sementara itu bila dilihat dari UU Nomor 6 tahun 2018 tentang Kekarantinaan Kesehatan, dalam pasal 93 disebutkan ada hukuman kurungan paling lama setahun dan denda maksimal hingga Rp 100 juta.

“Setiap orang yang tidak mematuhi penyelenggaraan Kekarantinaan Kesehatan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 9 ayat (1) dan/atau menghalang-halangi penyelenggaraan Kekarantinaan Kesehatan sehingga menyebabkan Kedaruratan Kesehatan Masyarakat dipidana dengan pidana penjara paling lama 1 (satu) tahun dan/atau pidana denda paling banyak Rp 100.000.000,00 (seratus juta rupiah)” bunyi pasal 93, sebagaimana yang dikutip pada undang-undang tersebut.(idj)

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *