21 February 2020
  • 21 February 2020
Breaking News
  • Home
  • Nasional
  • Mulai Desember, Bea Balik Nama di Jakarta Naik Jadi 12,5 Persen

Mulai Desember, Bea Balik Nama di Jakarta Naik Jadi 12,5 Persen

By on 12 November 2019 0 50 Views

ROC – Pemerintah DKI Jakarta berencana menaikkan bea balik nama (BBN) sebesar 2,5 persen. Dari tarif sebelumnya 10 persen kini menjadi 12,5 persen. Kebijakan ini mulai efektif dijalankan pada 10 Desember 2019.

“Kami akan berlakukan 10 Desember berlaku untuk BBNKB 12,5 persen,” kata Kepala Badan Pajak dan Retribusi Daerah (BPRD), Faisal Syafruddin di Polda Metro Jaya, Selasa (12/11).

Dia menjelaskan, dasar kenaikan bea balik nama yakni penyeragaman tarif dengan daerah lain. Kemudian, mengurangi kendaraan bermotor di Jakarta.

“BBNKB dinaikan supaya tidak ada kecemburuan antara pemilik kendaraan di Jawa dan Bali. Contohnya kami masih 10 persen sedangkan di Tangerang sudah 12,5 persen orang-orang Tangerang beli mobilnya di Jakarta. Kedua, agar kendaraan yang beredar di DKI Jakarta diatur,” ujarnya.

Kenaikan tarif BBN-KB sendiri tertuang dalam perubahan Ketentuan ayat (1) Pasal 7, yang menjadi:

(1) Tarif Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor ditetapkan masing-masing sebagai berikut :

a. Penyerahan pertama sebesar 12,5 persen (dua belas koma lima persen) dan
b. Penyerahan kedua dan seterusnya sebesar 1 persen (satu persen).

Kenaikan Disetujui DPRD DKI

Sebelumnya, DPRD DKI Jakarta mengesahkan raperda baru sebagai dasar menaikkan pajak bea balik nama kendaraan bermotor (BBN-KB) menjadi 12 persen.

Anggota Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) Sereida Tambunan membacakan keputusan itu dalam paripurna DPRD uang digelar hari ini.

Menurut Sereida, kenaikan pajak itu adalah kesepakatan Badan Pajak se Jawa-Bali, bukan hanya DKI saja.

DPRD berharap kenaikan pajak tersebut bisa memberikan efek positif, salah satunya menekan penggunaan kendaraan bermotor.

 

(Red/Merdeka)

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *