20 October 2020
  • 20 October 2020
Breaking News
  • Home
  • Nasional
  • Mobil BMW X4 Belum Bayar Pajak Ditemukan di Parkiran Gandaria City

Mobil BMW X4 Belum Bayar Pajak Ditemukan di Parkiran Gandaria City

By on 12 December 2019 0 195 Views

Jakarta, ROC – Petugas Satuan Administrasi Manunggal Satu Atap (Samsat) Polda Metro Jaya kembali melakukan razia pajak mobil mewah di Mal Gandaria City. Kali ini lebih dari 10 petugas dikerahkan untuk memeriksa pajak kendaraan bermotor (PKB) di parkiran Mal Gandaria City, Jakarta Selatan.

Dalam razia kali ini, ditemukan satu buah mobil mewah BMW X4 yang telat membayar pajak dari bulan April 2019. Mobil mewah keluaran tahun 2019 ini di pasaran mencapai Rp 1,4 M dengan nilai pajak mobil sebesar Rp 15 juta per tahun.

Razia pajak kendaraan ini merupakan usaha Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dalam meningkatkan pemasukan daerah dari sektor pajak.

“Razia pajak mobil mewah terus dilakukan, potensi itu sekitar 44 miliar itu kita sudah terealisasi sekitar Rp 20 miliar, jadi tinggal Ro 24 miliar lagi kendaraan mewah ini yang kami kejar,” kata Kepala Samsat Jakarta Selatan, Khairil Anwar, di Gandaria City, Jakarta Selatan, Kamis (12/12).

Khairil menugaskan teman-teman dari Badan Pajak dan Retribusi Daerah (BPRD) untuk memasangkan flyer di mobil yang telat membayar pajak dalam jangka setahun. Lalu pemasangan sticker di mobil yang sudah telat membayar pajak selama dua tahun.

Kembali Temukan Mobil Mewah Tunggak Pajak

Setelah petugas BPRD menelusuri kembali parkiran Mal Gandaria City, petugas kembali menemukan mobil mewah yang telat membayar pajak selama dua tahun.

“Mobil BMW ini sudah habis pada 6 april 2018, dengan dengan tunggakan sekitar Rp 24 juta. Kita akan memberikan surat himbauan ke rumah sesuai dengan alamat di STNK,” Kepala Bidang Teknologi Informasi Pajak Daerah (TIPD) Dinas Pelayanan Pajak (DPP) DKI Jakarta, Dewi Mustika Tafal.

Dewi menjelaskan bila pemiliki mobil ini tidak membayar akan terus kena denda perbulan yaitu 2 persen dan maksimal sanksi administrasi penagihan utang pajak berupa denda bunga sebesar 48 persen. (Red/Merdeka)

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *