2 June 2020
  • 2 June 2020
Breaking News
  • Home
  • Nasional
  • Merasa Diancam Eks Direktur Lippo, Saksi KPK Ajukan Perlindungan

Merasa Diancam Eks Direktur Lippo, Saksi KPK Ajukan Perlindungan

By on 12 December 2019 0 97 Views

Jakarta, ROC – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menerima permohonan perlindungan dari salah satu saksi kasus suap izin pembangunan proyek Meikarta. Saksi tersebut minta perlindungan lantaran merasa diancam oleh mantan Presiden Direktur PT Lippo Cikarang Bartholomeus Toto (BTO).

“KPK menerima permohonan perlindungan dari salah seorang saksi yang merasa terancam karena dilaporkan ke kepolisian oleh tersangka BTO,” ujar Juru Bicara KPK Febri Diansyah di Gedung KPK, Kuningan, Jakarta Selatan, Kamis (12/12).

1 dari 3 halaman

Febri tak menyebut siapa saksi yang dilaporkan oleh Toto. Namun diketahui, Toto melaporkan mantan anak buahnya, Edi Dwi Soesianto alias Edi Soes ke Polrestabes Bandung. Edi Soes dilaporkan Toto atas tuduhan fitnah dan pencemaran nama baik.

“Mengacu pada UU Perlindungan Saksi dan Korban, maka terdapat aturan yang tegas bahwa saksi tidak dapat dituntut secara pidana ataupun perdata,” kata Febri.

2 dari 3 halaman

Selain itu, mengacu pada UU tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi bahwa penyidikan, penuntutan, dan pemeriksaan di sidang pengadilan dalam perkara tindak pidana korupsi harus didahulukan dari perkara lain guna penyelesaian secepatnya.

“Kami yakin, Polri memahami hal tersebut,” kata Febri.

3 dari 3 halaman

Febri mengatakan, upaya untuk melaporkan para saksi ke institusi Polri kerap terjadi. Febri yakin Polri memahami keutamaan penanganan kasus tindak pidana korupsi dibanding kasus pidana atau perdata.

“Jangan sampai saksi takut dan merasa terancam memberikan keterangan yang sebenar-benarnya. Apalagi dalam membongkar sebuah kejahatan yang melibatkan aktor-aktor yang memiliki kekuasaan,” kata Febri. (Red/Merdeka)

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *