2 December 2020
  • 2 December 2020
Breaking News
  • Home
  • Redaksi
  • Menteri PUPR : Indonesia jadi Tuan Rumah Piala Dunia U20, Momentum Punya Arena Bertaraf Internasional

Menteri PUPR : Indonesia jadi Tuan Rumah Piala Dunia U20, Momentum Punya Arena Bertaraf Internasional

By on 7 November 2020 0 76 Views

Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Basuki Hadimuljono, saat ini mulai melakukan renovasi empat lapangan pendukung untuk latihan dan Stadion Manahan yang akan menjadi venue utama pertandingan Piala Dunia U-20 tahun depan. (idj/ROC)

ROC – Perhelatan Piala Dunia Organisasi Sepak Bola (FIFA) U-20 di Indonesia, menjadi momentum untuk memiliki arena olahraga bertaraf internasional.

Renovasi sejumlah stadion di Indonesia untuk perhelatan Piala Dunia U-20 tersebut, akan dilakukan di beberapa kota yang berkesempatan menjadi tuan rumah.

Hal itu disampaikan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono, saat menghadiri penandatanganan nota kesepahaman (MoU) Renovasi Stadion Utama dan Lapangan Latihan Sepak Bola di Jakarta, Jumat (6/11).

“Kita ambil hikmahnya, bahwa kita akan memiliki prasarana arena yang lebih baik dan bertaraf internasional, di beberapa kota yang berkesempatan menjadi tuan rumah perhelatan olahraga tersebut,” tuturnya, dilansir dari Antara.

Basuki Hadimuljono berharap kesempatan ini dapat digunakan oleh para kontraktor, untuk bisa memperbaiki arena sesuai dengan standar FIFA.

Dia mendapatkan informasi dari Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Zainudin Amali, bahwa FIFA sangat keras terkait standar dan syarat-syarat prasarana arena untuk lokasi perhelatan Piala Dunia. Sehingga, Indonesia harus memenuhi syarat-syarat dan standar dari FIFA tersebut.

Basuki Hadimuljono menegaskan kepada para kontraktor yang terlibat dalam renovasi stadion utama dan lapangan latihan sepak bola untuk Piala Dunia U-20, untuk menyelesaikan pekerjaan tepat waktu.

Karena waktu renovasi yang terbatas, yakni hanya enam bulan, prosesnya jangan sampai mengalami kemunduran.

“Kepada rekan-rekan kami, khususnya pelaksana renovasi, saya mohon dengan sangat agar ini menjadi kesempatan untuk menjadikan stadion-stadion yang akan kita renovasi dengan lebih baik. Terutama dalam hal pencahayaan dan rumput lapangan,” tutur Basuki Hadimuljono.

Menurutnya, penggantian rumput lapangan dan pencahayaan sepak bola harus dapat dihitung dengan baik, supaya pada enam bulan nanti sudah bisa digunakan untuk pertandingan.

“Ini kami maksudkan, agar sejajar memberikan semangat di mana kita punya tim nasional sedang berlatih keras, untuk menghadapi Piala Dunia FIFA U-20 pada tahun depan,” ujar Basuki Hadimuljono.

“Kita imbangi, bahwa kita pun menyediakan prasarana yang lebih baik untuk dapat digunakan oleh mereka yang akan bertanding nanti,” ucapnya menambahkan.

Dengan prasarana olahraga yang baik dan semangat latihan para skuad tim nasional (timnas) Garuda nanti, akan menghasilkan hasil yang diharapkan.

Sesuai Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 8 tahun 2020, Kementerian PUPR ditugaskan melaksanakan renovasi terhadap 2 stadion utama dan 15 lapangan latihan, dengan anggaran sebesar Rp314.82 miliar.

Kedua stadion utama yang akan segera direnovasi adalah Stadion Kapten I Wayan Dipta yang terletak di Gianyar, Bali, dan stadion Manahan yang terletak di Solo.

Sementara untuk 15 lapangan latihan, dibagi dengan rincian tiga lapangan di Palembang, Sumatra Selatan, yakni Lapangan Atletik, Baseball, dan Panahan.

Kemudian tiga lapangan di Sumedang dan Bandung, Jawa Barat, yakni lapangan Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN), Universitas Padjadjaran (Unpad), dan Sidolig.

Empat lapangan lainnya di Solo, Jawa Tengah, yakni Lapangan Sriwedari, Banyu Anyar, Sriwaru, dan Kota Barat. Lalu satu lapangan di Madura, Jawa Timur, yakni Lapangan Bengkalan dan terakhir, empat lapangan di Bali yakni Lapangan Ngurah Rai, Kompyang Sudjana, Kapten Japa, dan Gelora Samudra Kutai.

(red)

 

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *