31 October 2020
  • 31 October 2020
Breaking News
  • Home
  • Redaksi
  • Menkeu Sri Mulyani, Terharu Saat Silaturahmi Virtual Dengan Jajarannya

Menkeu Sri Mulyani, Terharu Saat Silaturahmi Virtual Dengan Jajarannya

By on 25 May 2020 0 141 Views

Foto: Menkeu Sri Mulyani Indrawati didampingi suami Tonny Sumartono dalam tangkapan layar saat mengadakan silaturahmi virtual dengan jajaran Kementerian Keuangan di Jakarta, Senin (25/5).

Jakarta, ROC — Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati tak bisa menahan rasa haru saat bersilaturami virtual dengan jajaran Kementerian Keuangan, Senin (25/5).

Sri Mulyani menangis saat mengucapkan selamat Hari Raya Idulfitri. Dia terharu lantaran di tengah suasana pandemi Covid-19, jajarannya masih tetap menjalankan tugas mengawal keuangan negara.

“Terima kasih kepada Anda semua, terima kasih telah menjalankan tugas dan kita terus bersabar, bersyukur dan berikhtiar. Minal aidin wal faizin. Maaf lahir dan batin,” ujarnya dengan suara bergetar.

Didampingi suaminya Tonny Sumartono, Menkeu juga menyampaikan apresiasi dan penghargaan serta rasa syukurnya kepada jajaran dari level pimpinan hingga staf yang tetap semangat bekerja menjaga keuangan negara di tengah situasi sulit karena wabah virus Corona.

Mantan Direktur Pelaksana Bank Dunia itu juga mengajak jajaran hingga pegawai menjadikan setiap hari saat pandemi Covid-19 ini sebagai amalan, kombinasi antara ikhtiar dengan tawakal dan pasrah kepada Tuhan.

“Untuk menuntun kita mencari jalan keluar, mengatasi dan mendapatkan kemudahan,” tambahnya.

Menkeu yang akrab dipanggil Bu Ani, tampak mengenakan kerudung dan busana serbaputih. Dia menambahkan, meski pasrah, bukan berarti menyerah, tetapi akan menjadi daya tahan, harapan dan ikhtiar yang tiada henti.

Ramadhan, lanjut dia, merupakan ibadah yang didesain untuk membuat umat Islam mendekatkan diri kepada Allah, sekaligus menguji dan mengasah ketakwaan di dalam situasi wabah virus Corona yang menjadi tantangan terutama ketika melaksanakan ibadah puasa.

“Kita harus menahan diri, hawa nafsu, menahan emosi, menahan berbuat dosa, jangan berpikir jahat dan dengki, merasakan putus asa dan ketakutan. Rasa itu kita bisa tahan karena kita percaya Yang Maha Pencipta akan selalu memberikan kemudahan dan kemenangan,” pungkasnya.(Red)

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *