23 April 2021
  • 23 April 2021
Breaking News
  • Home
  • Redaksi
  • Menkes Ungkap Antisipasi Indonesia, Hadapi Gelombang Jenis Baru Corona

Menkes Ungkap Antisipasi Indonesia, Hadapi Gelombang Jenis Baru Corona

By on 27 March 2021 0 45 Views

ROC – Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin mengungkapkan, terjadinya kenaikan kasus COVID-19 di beberapa negara Eropa disebabkan karena munculnya varian baru Virus Corona.

Pernyataan ini disampaikan Menkes Budi Gunadi usai Rapat Terbatas mengenai Pandemi COVID-19 di Istana Kepresidenan Jakarta pada Jumat (26/3).

“Kita amati memang terjadinya karena adanya strain baru, yang juga sudah datang di Indonesia di Januari, dan juga adanya mobilitas yang terlalu agresif pembukaannya,” kata Budi.

“Arahan bapak Presiden, coba dicari titik keseimbangan agar hasil yang sudah bagus, penurunan karena program PPKM mikro dan vaksinasi, kita tidak kehilangan momentum perbaikannya.” ujarnya.

Menurutnya, hal ini agar kasus infeksi virus corona di Indonesia dapat terus menurun tanpa mengalami lonjakan seperti yang terjadi di Eropa.

Budi pun mengingatkan masyarakat agar tetap melakukan protokol kesehatan meski telah divaksin. Ia mengingatkan bahwa seseorang masih bisa tertular virus corona walau sudah divaksin, meski gejalanya kemungkinan tidak parah.

“Pesan saya kepada teman-teman, walaupun sudah divaksinasi, tolong tetap memakai masker, menjaga jarak, dan mencuci tangan,” ungkap dia.

“Vaksinasi bukan membuat kita kebal tidak mungkin terkena. Itu masih bisa terkena, cuma karena antibodi kita sudah baik, itu akan segera cepat sembuh dan tidak usah masuk ke rumah sakit, tapi masih bisa menularkan.” tambahnya.

Budi mengatakan, apabila disiplin melakukan protokol kesehatan 3M, maka masyarakat tidak perlu mengkhawatirkan adanya strain baru virus corona COVID-19.

Selain itu, Satgas Penanganan Corona atau Covid-19 mengatakan, pemerintah masih berpegang pada Surat Edaran Satgas Nomor 8 tahun 2021 tentang Protokol Kesehatan Perjalanan Internasional dalam Masa Pandemi COVID-19, demi mencegah penularan virus corona dari luar negeri.

Pernyataan ini disampaikan Juru Bicara dan Ketua Tim Pakar Satgas COVID-19 Wiku Adisasmito, terkait antisipasi masuknya virus corona dari negara lain, akibat terjadinya lonjakan kasus di beberapa negara Eropa.

“Sampai saat ini untuk pelaku perjalanan internasional aturannya masih berkiblat pada SE Satgas Nomor 8 Tahun 2021. Pemerintah terus mengetatkan operasinya di lapangan” kata Wiku, dikutip hari ini, Sabtu (27/3).

Selain itu, Wiku mengatakan bahwa antisipasi yang masih dilakukan adalah dengan pemeriksaan whole genome sequencing untuk COVID-19. Ia mengatakan bahwa pelaksanaan tes tersebut akan terus menerus ditingkatkan.

Dalam konferensi persnya di Istana Kepresidenan Jakarta pada Jumat (26/3/2021), Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengatakan bahwa ada dua penyebab terjadinya lonjakan kasus COVID-19 di beberapa negara Eropa.

“Kita amati memang terjadinya karena adanya strain baru, yang juga sudah datang di Indonesia di Januari, dan juga adanya mobilitas yang terlalu agresif pembukaannya,” kata Budi seperti disiarkan Youtube Sekretariat Presiden.

“Arahan bapak Presiden, coba dicari titik keseimbangan agar hasil yang sudah bagus, penurunan karena program PPKM mikro dan vaksinasi, kita tidak kehilangan momentum perbaikannya,” pungkas Wiku.

ROC peduli Covid-19: Selalu jaga kesehatan, jangan sampai tertular dan jaga keluarga kita, dengan tetap memakai masker, mencuci tangan pakai sabun, menjaga jarak dan menghindari kerumunan.

Red

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *