31 May 2020
  • 31 May 2020
Breaking News
  • Home
  • Nasional
  • Mengintip Kesiapan Jakarta-Cikampek II, Tol Layang Terpanjang di Indonesia

Mengintip Kesiapan Jakarta-Cikampek II, Tol Layang Terpanjang di Indonesia

By on 23 September 2019 0 152 Views

ROC – Jalan Tol Layang Jakarta-Cikampek (Japek) II hampir rampung. Saat ini, progres konstruksi Tol Layang Japek II telah mencapai 96,5 persen. Progres pengaspalan tol sepanjang 36,8 Km ini telah mencapai 30 persen, dengan sisa 70 persen atau 25,76 Km belum teraspal.

Rencananya tol layang ini akan beroperasi pada November 2019. Jika tol layang ini sudah bisa dilalui kendaraan, maka perjalanan bisa memangkas waktu berkisar 30 sampai 60 menit. Bahkan, Jakarta-Bandung ditargetkan bisa dicapai kurang dari 3 jam.

Lalu bagaimana kesiapan tol layang Jakarta-Cikampek II ini? Berikut penjelasannya:

Uji Coba Beban

Sebelum dibuka untuk umum, jalan tol layang Japek diuji coba terlebih dahulu. Ruas tol ini akan dilakukan uji beban guna mengukur daya tampung jalan, yakni dengan menaruh iringan 16 truk berbobot 40 ton per unit yang akan berjalan dari titik awal hingga titik akhir.

Meski begitu, jika sudah diresmikan, nantinya kendaraan yang bisa melalui tol layang ini hanya golongan tertentu. Saat ini, progres terakhir pengerjaan tol layang sepanjang 36,8 kilometer ini telah mencapai 96,5 persen.

Hanya Kendaraan Golongan Tertentu

Tidak semua golongan kendaraan bisa melewati tol layang Japek ini. Meskipun kekuatan jembatannya bisa untuk semua golongan. Kendaraan yang bisa melewati tol layang ini dikhususkan pada kendaraan golongan 1. Usulan ini dilontarkan dengan alasan faktor keamanan.

“Mungkin kita akan terus mengusulkan sampai tidak ada ODOL (Over Dimension Over Load/Kendaraan berlebih muatan). Jadi lebih ke traffic management-nya, bukan kekuatan jembatannya. Kekuatan jembatannya sebenarnya bisa untuk semua golongan,” Direktur Utama Jasa Marga Desi Arryani.

Tol Layang Terpanjang di Indonesia

Presiden Jokowi menyebut tol layang Jakarta-Cikampek menjadi yang terpanjang di Indonesia. Bahkan tol layang ini ditopang dengan 9.000 tiang pancang.

“Jalan Tol Jakarta-Cikampek II yang hampir rampung adalah jembatan terpanjang di Indonesia. Membentang 36,4 km di atas ruas Tol Jakarta-Cikampek, seluruhnya konstruksi layang yang ditunjang 9.000 tiang pancang,” tulis Jokowi melalui akun Twitternya @Jokowi.

Jalan Tol Berbahan Dasar Karet

Proses pengaspalan jalan tol masih terus dikerjakan. Saat ini, sudah 30 persen jalur teraspal, sisanya 70 persen sedang dikerjakan. Rencananya, sisanya bakal menggunakan aspal berbahan karet. Ternyata ada keunggulan dengan aspal karet ini.

Aspal karet tidak mudah retak dan tahan hingga 10 tahun. Karena bahan dasar karet kuat dalam menahan suhu. “Ini sekitar 48 derajat suhunya, bisa membelendung aspal. Kalau sama karet dia lebih tahan. Titik didih naik, tidak 48 derajat tapi 50 sekian,” kata Direktur Jenderal Bina Marga Kementerian PUPR Sugiyartanto. (Red/Merdeka)

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *