5 December 2020
  • 5 December 2020
Breaking News
  • Home
  • Redaksi
  • Mendagri : Hoaks Covid-19 Bisa Pengaruhi Tingkat Pemilih di Pilkada Merosot

Mendagri : Hoaks Covid-19 Bisa Pengaruhi Tingkat Pemilih di Pilkada Merosot

By on 28 October 2020 0 74 Views

Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian

ROC — Staf Khusus Menteri Dalam Negeri, Kastorius Sinaga, menduga hoaks penyebaran Covid-19 menjelang Pilkada digunakan sebagai cara menurunkan partisipasi pemilih yang menguntungkan pasangan calon tertentu.

“Penyebaran hoax dengan menggunakan isu Covid-19 demi perebutan ataupun penggembosan suara bisa menjadi strategi black campaign yang ujungnya membuat tingkat partisipasi pemilih merosot,” kata Kastorius dalam keterangan tertulisnya, Selasa (27/10).

Kastorius mengatakan, penyebaran hoaks terkait Covid-19 sangat mungkin terjadi saat pelaksanaan pemungutan suara di wilayah maupun tempat pemungutan suara (TPS) yang menjadi perebutan pengaruh para paslon.

Misalnya, Kastorius menyebutkan hoaks yang disebarkan dapat berupa kabar adanya calon pemilih ataupun penyelenggara Pemilu (petugas KPPS) yang terpapar Covid-19 di TPS tertentu sehingga menurunkan animo pemilih yang akan hadir.

Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian, kata Kastorius, sangat memikirkan kemungkinan tersebut. Sehingga, Tito meminta bupati dan wali kota bersinergi dengan para pemangku kepentingan.

Khususnya, kata dia, Forkompimda menggandeng media lokal dalam upaya sosialisasi Pilkada, dengan penerapan protokol kesehatan yang makin kondusif.

Menurut Kastorius, Kemendagri selalu memantau pelanggaran dan kepatuhan protokol kesehatan di masa kampanye.

“Hasilnya sangat memuaskan. Dari 9.500 kampanye tatap muka, pelanggaran hanya sekitar 250 atau 2,5 persen. Artinya, Pilkada aman Covid-19 menunjukkan tren menggembirakan,” ujarnya.

(red)

 

 

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *