20 May 2019
  • 20 May 2019
Breaking News

Megawati : Kalau Tidak Puas, Sudah Diatur Dalam AD/ ART

By on 10 May 2019 0 40 Views

POLITIK, ROC – Calon Wakil Presiden Ma’ruf Amin bertemu dengan Ketua Umum PDIP Perjuangan Megawati Soekarnoputri di kediaman Megawati di Jalan Teuku Umar, Menteng, Jakarta, Kamis (9/5/2019).

Menurut Ma’ruf Amin pertemuan tersebut membuat dirinya bernostalgia terhadap pengalamannya saat tergabung dengan Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) yang diketuai oleh Megawati.

Pertemuan antara Ma’ruf Amin dan Megawati Soekarnoputri dalam rangka membicarakan penguatan Pancasila.

Ma’ruf Amin menuturkan dia dan Megawati ingin semua pihak menguatkan Pancasila dan jangan sampai ada pihak yang tidak berkomitmen terhadap Pancasila sebagai dasar negara.

“Saya memang sudah tidak jadi dewan pengawas BPIP, tapi pertemuan dengan Ibu Mega seperti membawa saya kembali ke masa itu,” ujar Ma’ruf Amin.

Megawati Soekarnoputri menuturkan pada pertemuan ini dirinya dan Ma’ruf juga membahas hasil pertemuan BPIP dengan Presiden Joko Widodo pada Kamis pagi.

Megawati membenarkan pertemuan ini menjadi momen untuk saling melepas rindu.

“Jadi ini kangen-kangenan saja karena Pak Ma’ruf, bersama saya, sebelumnya dilantik sebagai bagian dari BPIP. Apalagi tadi pagi baru ada pertemuan antara BPIP dan Presiden Jokowi. Menurut saya Pak Ma’ruf juga harus tahu hasil pertemuan tadi,” kata Megawati.

Menurut Megawati dalam pertemuan dengan Presiden Joko Widodo, dewan pengarah BPIP menyampaikan seberapa jauh perkembangan BPIP.

Megawati menyampaikan kepada Jokowi perkembangan struktur BPIP telah mencapai 90 persen dan langkah-langkah berikutnya yang perlu segera dilakukan.

“Kemudian presiden memberikan masukan-masukan,” imbuh Megawati.

Dalam pertemuan dengan Ma’ruf Amin, Megawati sekaligus mendengarkan cerita Ma’ruf Amin soal dirinya sebagai ulama. Selain itu Megawati juga mendengarkan ceramah dari Ma’ruf Amin.

Setelah pertemuan tersebut Megawati juga menegaskan soal hasil pemilihan umum 2019.

Menurut Megawati kalah dan menang adalah hal yang biasa dalam pemilihan umum.

Megawati mengatakan kekalahan dan kemenangan tidak boleh ditanggapi dengan tindakan inkonstitusional.

“Saya juga minta semua di PDI Perjuangan untuk menunggu pengumuman resmi tanggal 22 Mei 2019. Kalau tidak puas, sudah diatur dalam AD/ART kami. Apa yang terjadi harus menjadi pembelajaran. Apalagi sebagai politikus harus tahu ada tata cara menyampaikan pendapat,” paparnya. [spy]

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *