20 August 2019
  • 20 August 2019
Breaking News

Mayjen (Purn) Suharno: Pilpres Jangan Gunakan Politik Adu Domba!

By on 14 July 2018 0 145 Views

Jakarta, ROC – Politik pecah belah atau politik adu domba (devide et impera), menjelang pemilihan Presiden dan Wakil Presiden 2019 nanti mulai santer terlihat. Hal tersebut menggelitik calon Anggota DPD RI dapil Jabar, Mayjen TNI (Purn) DR. Ir. H. Suharno, MM untuk bersuara.

Mantan staff ahli Panglima TNI ini menyebutkan, politik pecah belah yang merupakan kombinasi antara strategi politik, militer, dan ekonomi tersebut sangat kental terlihat saat ini dilakukan oleh beberapa partai politik. Namun beliau menilai, bahwa masyarakat saat ini semakin cerdas. Cara usang politik adu domba maupun janji manis setinggi langit sudah tidak laku.

Mayjen TNI (Purn) DR. Ir. H. Suharno, MM, Calon Anggota DPD-RI Daerah Pemilihan Jawa Barat.

“Kita harus mengedepankan politik adu ide dan gagasan. Sehingga pelaksanaan pilpres kali ini harus menjadi bukti nyata bersatunya semua komponen bangsa dalam menumbuhkembangkan demokrasi yang berkualitas,” ujar Suharno di Rawamangun, Sabtu (14/07).

Lanjutnya, cara-cara kotor yang bertujuan untuk mendapatkan dan menjaga kekuasaan dengan cara memecah kelompok besar menjadi kelompok-kelompok kecil yang lebih mudah ditaklukkan, tidak sesuai dengan konsep dan azas Pancasila.

“Sangatlah tidak elok, bangsa yang menjunjung tinggi Pancasila sebagai pemersatu bangsa, tetapi dimanfaatkan segelintir orang untuk melanggengkan kekuasaannya. Harapan saya, agar para politikus dapat menjalankan sila ke-empat Pancasila tanpa melanggar sila ke-tiga yaitu Persatuan Indonesia,” tegasnya.

Mayjen (Purn) DR. Ir. H. Suharno, MM berharap dan mengajak kepada seluruh elemen bangsa, agar tidak mudah terpengaruh dengan kabar bohong maupun fitnah yang dapat memecah belah persatuan dan kesatuan bangsa. [Red]

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *