26 November 2020
  • 26 November 2020
Breaking News
  • Home
  • Redaksi
  • Mayat Perempuan yang Disebut Keluarga Presiden Jokowi, Tewas Terpanggang di Mobil

Mayat Perempuan yang Disebut Keluarga Presiden Jokowi, Tewas Terpanggang di Mobil

By on 22 October 2020 0 156 Views

Tim Labfor Polda Jateng bersama Polres Sukoharjo, Rabu (21/10), melakukan olah TKP di lokasi penemuan jasad seorang wanita yang terbakar di dalam mobil di Cendana, Desa Toriyo, Kecamatan Bendosari, Kabupaten Sukoharjo. (Solopos.com)

ROC – Seorang mayat perempuan yang diketahui bernama Yulia, ditemukan tewas terpanggang di mobil yang terbakar. Belakangan diketahui ternyata dia adalah keluarga Presiden Joko Widodo (Jokowi). Dia tewas terpanggang dalam mobil Daihatsu Xenia.

Kasus ini membuat heboh warga sekitar karena ternyata di dalam mobil terbakar tersebut ditemukan seorang wanita bernama Yulia, perempuan berusia 42 tahun. Dia tewas dalam kondisi tewas mengenaskan.

Mayat wanita itu kali pertama ditemukan oleh Hartanto Wibowo, pemilik toko bangunan Mekar Jaya di Dukuh Cendana Baru, Desa Sugihan/Toriyo, Kecamatan Bendosari, Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah.

Dia pun tak menyangka, di dalam mobil naas yang terbakar di halaman rumahnya itu, ada jasad seorang wanita yang sudah tewas terbakar.

“Sekitar pukul 22.00 WIB pintu rumah saya digedor-gedor orang. Pas saya buka orang ini menyampaikan kalau mobil saya terbakar. Tapi saya lihat itu bukan mobil saya. Tak pikir malah mobil ipar saya, tapi kok pelat nomornya bukan,” kata dia seperti dikutip dari Solopos.com, Rabu (21/10).

Yulia diketahui masih memiliki hubungan kerabat dengan Jokowi. Hal itu dibenarkan sepupu Jokowi, Andi Wibowo yang turut berada di rumah duka.

“Bu Yulia ini adalah kakak ipar saya,” kata Andi saat ditemui sebelum meninggalkan lokasi.

Ketua RT 004 RW 02, Gambuhan, Baluwarti, Pasar Kliwon, Syaiful Fahrudin menyebut selama ini Yulia bersama keluarga tinggal di Wonogiri, Solo. Sementara rumah yang dijadikan lokasi persemayaman sementara merupakan kediaman keluarga besar.

“Kalau Pak Achmad Yani (suami korban) asli orang sini. Hanya saja selama ini sudah tinggal di Wonogiri,” paparnya.

Kapolres Sukoharjo AKBP Bambang Yugo Pamungkas melalui Kasat Reskrim AKP Muhammad Alfan membenarkan peristiwa naas tersebut.

“Malam saat kejadian ada warga yang melintas di TKP melihat ada gumpalan asap dari mobil, kemudian warga tersebut mengetuk pemilik rumah samping TKP, lalu bersama-sama memadamkan api memakai selang,” jelas AKBP Bambang berdasarkan keterangan saksi yang diperoleh.

Hartanto, yang ketika itu bersama warga mengaku tidak melihat orang ada di dalam mobil. Bahkan saat berusaha memadamkan api, tidak ada pergerakan di dalam mobil.

“Saya juga tidak mendengar orang teriak minta tolong. Jadi saya pikir tidak ada orang di dalam mobil,” katanya.

Tidak berselang lama, satu unit mobil pemadam kebakaran Sukoharjo datang kemudian berhasil memadamkan api di mobil dengan APAR. Saat itulah ia menyadari ada sosok yang tergeletak di bagian jok belakang mobil.

“Joknya itu ditutup, jadi tubuhnya tergeletak di sana. Sudah gosong dan meninggal. Kemungkinan juga sudah meninggal saat sebelum dibakar, karena mobil tidak goyang-goyang dan tidak ada suara minta tolong,” katanya.

Sebelum ia mengetahui ada kobaran api dari mobil itu, Hartanto mengaku, ketika minum kopi di depan rumah sekira pukul 21.00 WIB, tidak melihat ada mobil terparkir di halaman rumah.

Hartanto lantas melaporkan temuan jasad wanita di dalam mobil itu ke polisi. Polisi yang datang ke lokasi langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (red).

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *