26 May 2019
  • 26 May 2019
Breaking News

Masyarakat Bertanya, Rencana Pembangunan Bekas Pasar Nganjuk

By on 30 January 2019 0 83 Views

 

NGANJUK, Roc – Bekas Pasar Wage II rencana akan menjadi ruang terbuka hijau yang paling bagus di Nganjuk. Dinas Lingkungan Hidup telah mempertimbangkan dan mengadopsi desain dari tiga negara untuk membuat ruang publik di jantung Kota Nganjuk, Jawa Timur.

Nur Solekan selaku Plt Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Nganjuk mengatakan bahwa pihaknya sudah memiliki grand design untuk taman, bekas lahan Pasar Wage II.

“Desainnya mengadopsi dari tiga negara, yaitu Indonesia, Uni Emirat Arab dan Korea”, jelasnya.

Walaupun sudah memiliki desain tersebut, Nur Solekan belum bisa memastikan apakah desain tersebut akan tetap dipakai atau ada perubahan dalam realisasinya. Karena dari total kebutuhan anggaran pembangunan sekitar Rp 9 miliar, sedangkan tahun ini hanya dialokasikan sebesar Rp 4 miliar.

Beliau juga masih belum tahu apakah ke depannya nanti ada penambahan dana atau tidak. “Sementara hanya butuh Rp 4 miliar saja,” terang Nur Solekan yang secara difinitif menjabat Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Nganjuk.

Karena banyak masyarakat bertanya kapan pembangunan taman itu dilakukan. Nur Solekan selaku Plt Dinas Lingkungan Hidup menyebutkan bahwa akan secepatnya dilaksanakan pembangunan.
Saat ini kami tengah mempersiapkan Rencana Umum Pengadaan ke Unit Layanan Pengadaan. Selain mempersiapkan proses lelang kata Nur Solekan, bahwa Lingkungan Hidup juga akan mengadakan lomba desain taman yang akan diikuti oleh warga Nganjuk.

“Walaupun nantinya tidak semua desainnya diambil hanya diadopsi beberapa sisi,” jelas Nur Solekan sembari menyebutkan bahwa lomba tersebut untuk mengajak masyarakat berpartisipasi.

Konsep taman eks lahan Pasar Wage II berbeda dengan taman lainnya yang berada di Nganjuk. Taman yang ditepi jalur Propinsi itu sebagai taman remaja. Nantinya juga akan dilengkapi dengan bangku-bangku supaya masyafakat bisa santai di sana.

“Tidak ada sarana bermain untuk anak-anak”, tambahnya.

Apa yang telah diberitakan bahwa kompleks Pasar Wage II mulai dikosongkan pada awal September tahun lalu. Ratusan pedagang yang berada diPasar Wage II telah dipindahkan ke Pasar Wage III.

Sesuai dengan target, seharusnya bangunan yang berhimpitan dengan Pasar Wage I sudah dibongkar sejak Desember tahun lalu. Karena lelang pertama yang sempat gagal membuat pembongkaran tertunda.

“Jadi pembongkaran pasar baru dimulai kemarin. Sejumlah pekerja membongkar rangka los yang mayoritas terbuat dari kayu. Sebagian yang lainya membongkar beberapa kios permanen yang disebelah utara,” pungkasnya. [HP]

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *