21 August 2019
  • 21 August 2019
Breaking News
  • Home
  • Nasional
  • Politik
  • Masuki Kampanye Terakhir, Paslon Bupati Majalengka Berebut Simpati Rakyat

Masuki Kampanye Terakhir, Paslon Bupati Majalengka Berebut Simpati Rakyat

By on 20 June 2018 0 114 Views

Majalengka, ROC – Pemilihan Calon Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Majalengka hanya tinggal hitungan hari. Memasuki hari-hari terakhir masa kampanye, semua Paslon Bupati dan Wakil Bupati tengah bersiap dan merancang strategi untuk merebut simpati dari masyarakat Majalengka.

Selain pencitraan, para paslon akan menunjukkan taringnya dengan mengerahkan kekuatan massa pendukung pada kampanye terakhir nanti.

Data yang diperoleh ROC, kampanye terakhir pasangan nomor Urut 1 (satu) yaitu Maman-Jefri, akan dilaksanakan pada hari ini, Rabu 20 Juni 2018, sedangkan pasangan nomor urut 2 (dua) Karna-Tarsono, akan berkampanye pada Kamis 21 Juni 2018, sedangkan pasangan nomor Urut 3 (tiga) Sanwasi-Taufan akan melakukan kampanye terakhirnya pada Sabtu 23 Juni 2018.

Setelah kampanye berakhir, maka paslon akan memasuki masa tenang hingga pencoblosan pada (27/6) nanti. Menurut Deni Samsudin, Ketua Panwascam Ligung, mewakili Panwaslu Majalengka menyebutkan bahwa, saat masa tenang nanti, mereka berharap agar team sukses semua paslon untuk mencopot secara sukarela seluruh alat peraga kampanye (APK), seperti spanduk, baliho dan lainnya.

Deni Samsudin, Ketua Panwascam Ligung, Majalengka, (19/06)

“Dalam waktu dekat, Panwaslu akan mengirimkan surat kepada team sukses pasangan calon, agar segera menurunkan atau mencopot alat peraga kampanye mereka masing-masing saat memasuki masa tenang,” ujar Deni saat ditemui di kantornya, Selasa (19/06).

Lanjutnya, jika memasuki masa tenang seluruh APK belum di copot, maka pihaknya bersama dengan Satpol PP, Panwas Desa dan Panwas TPS akan secara paksa \menurunkan dan membersihkan APK tersebut.

“Kami tidak segan untuk menurunkan seluruh APK tersebut, tetapi kami memohon kesadaran dari masing-masing teamses para paslon untuk secara sukarela menurunkan APK tersebut disaat masa tenang,” tegasnya.

Sementara itu, Deni mengimbau kepada masyarakat, jika pada masa tenang terjadi pelanggaran, seperti kampanye terselubung dan lainnya yang dilakukan oleh ketiga pasangan calon tersebut, agar segera melapor ke Panwas setempat, sehingga jika laporan tersebut memenuhi unsur pelanggaran kode etik, administrasi atau pidana, maka paslon tersebut akan dikenakan sanksi. [Abd]

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *