30 October 2020
  • 30 October 2020
Breaking News
  • Home
  • Redaksi
  • Masa PSBB : Kegiatan Operasional Di Pelabuhan Tanjung Priok Tetap Berjalan

Masa PSBB : Kegiatan Operasional Di Pelabuhan Tanjung Priok Tetap Berjalan

By on 12 April 2020 0 276 Views

Ket.gbr: Kepala Kantor OP Tanjung Priok, Jece Julita Piris

Jakarta, ROC — Seperti diketahui, jumlah kasus positif virus Corona atau Covid-19 di Indonesia saat ini terus meningkat setiap harinya. Pemerintah melakukan berbagai upaya dalam penanganan virus Corona ini. Setelah gencar menggaungkan bekerja, belajar dan beribadah di rumah, serta melakukan aksi pembatasan sosial atau social distancing di seluruh wilayah, pemerintah kemudian menerapkan kebijakan yang lebih efektif lagi, yaitu Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB), hal tersebut dilakukan untuk menekan pertambahan orang yang terinfeksi Virus Corona di Indonesia.

Atas hal tersebut, Kepala Kantor Otoritas Pelabuhan Utama Tanjung Priok (OP), Jece Julita Piris, SE, MSi, mengungkapkan walaupun saat ini pemerintah telah memberlakukan PSBB, namun kegiatan atau aktivitas operasional di Pelabuhan Tanjung Priok tetap berjalan dan relatif masih normal serta tidak ada masalah sampai dengan saat ini.

“Kalau secara volume dan aktivitas operasional pelabuhan di Tanjung Priok sampai dengan pertengahan bulan Maret masih normal. Memang ada penurunan volume pada pertengahan bulan Maret sampai dengan saat ini, namun itu dikarenakan keterlambatan beberapa kapal dari beberapa pelabuhan asal baik dari negara atau daerah yang terdampak Covid-19,” ujar Jece Julita Piris, dalam keterangan tertulis, yang diterima redaksi republikonline.com pada Minggu (12/4/2020).

Beliau menjelaskan, Otoritas Pelabuhan yang merupakan perpanjangan tangan dari Kementerian Perhubungan cq Direktorat Jenderal Perhubungan Laut, tetap berkomitmen untuk menjaga kelancaran arus kapal, barang dan logistik dari dan ke Pelabuhan Tanjung Priok di tengah wabah virus Corona ini, khususnya pada saat pelaksanaan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) sekarang ini.

“Pada saat seperti ini, kami (OP) pun tetap mengawasi perkembangan kegiatan operasional dan berkoordinasi dengan instansi lain dalam mendukung kelancaran arus barang di pelabuhan,” ungkap Jece.

Seperti diketahui, lanjut Jece, pemerintah telah menghimbau kepada seluruh pengguna jasa, entitas pelabuhan, serta seluruh masyarakat untuk tetap menjalankan protokol kesehatan pada saat ini, sesuai dengan Surat Edaran dari Kementerian Kesehatan Nomor HK.02.01/MENKES/216/2020 Tentang Protokol Pencegahan Penularan Corona Virus Disease (Covid 19) di Tempat Kerja dan Surat Edaran Direktorat Jenderal Perhubungan Laut Kementerian Perhubungan Nomor SE 13 Tahun 2020 Tanggal 25 Maret tentang Pembatasan Penumpang di Kapal, Angkutan Logistik, dan Pelayanan Pelabuhan Selama Masa Darurat Penanggulangan Bencana Corona Virus Disease 2019 (Covid 19).

“Kami juga sudah berkoordinasi dalam melaksanakan Standar Operasinal Prosedur (SOP) dalam mencegah dan menangani penyebaran virus corona (Covid 19) di pelabuhan,” Jelasnya.

“Tentunya kita semua berharap agar wabah virus corona (covid 19) ini segera mereda dan menghilang. Mengingat dampaknya akan cukup besar,” pungkas Kepala OP.(idj/idj)

 

 

 

👉Terimakasih sudah membaca & membagikan link republikonline.com

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *