30 November 2020
  • 30 November 2020
Breaking News
  • Home
  • Redaksi
  • Mantan Ketua PARFI, Gatot Brajamusti Meninggal Dunia Saat Masih Jalani Masa Hukuman

Mantan Ketua PARFI, Gatot Brajamusti Meninggal Dunia Saat Masih Jalani Masa Hukuman

By on 9 November 2020 0 109 Views

Sebelumnya, Gatot Brajamusti atau Aa Gatot di vonis sembilan tahun penjara dalam kasus asusila. Selain pidana, ia juga diwajibkan membayar denda Rp 200 juta atau bisa diganti dengan kurungan selama enam bulan. (Bintang.com)

ROC — Kabar duka datang dari dunia perfilman. Mantan Ketua Umum Persatuan Artis Film Indonesia (PARFI), yang saat ini masih menjadi salah satu narapidana Lapas Kelas 1 Cipinang, Gatot Brajamusti mengembuskan napas terakhirnya, Minggu 8 November 2020. Pria yang akrab disapa Aa Gatot ini meninggal dunia di Rumah Sakit Pengayoman, Cipinang, Jakarta Timur pukul 16.11 WIB.

Kepergian Gatot Brajamusti untuk selama-lamanya diberitahu oleh juru bicara Parfi, Evry Joe.

“Jenazah Aa Gatot Brajamusti akan segera dibawa dan dimakamkan di Sukabumi,” ungkap Evry Joe, saat dikonfirmasi melalui telepon.

Seperti diketahui, selain terbelit kasus asusila, Gatot Brajamusti juga terbelit kasus senjata api ilegal dan satwa liar. Kasusnya masih bergulir dan hingga saat ini masih menunggu vonis.

Diketahui jenazah Gatot Brajamusti akan dikebumikan hari ini. Berikut beberapa fakta meninggalnya Gatot Brajamusti dirangkum dari berbagai sumber, Senin (9/11).

Bukan karena Covid-19

Selain mengabarkan berita duka, Evry Joe juga mengungkapkan penyakit yang diderita Gatot Brajamusti. Ia menjelaskan jika pria 58 tahun itu meninggal bukan karena Corona Covid-19 melainkan penyakit yang sudah diderita sejak lama.

“Bukan karena Covid-19. Tetapi Aa Gatot Brajamusti sudah sakit sejak lama,” ungkapnya.

Kabag Humas dan Protokol Ditjen PAS, Rika Aprianti, dalam keterangan tertulis juga menjelaskan jika Gatot Brajamusti meninggal akibat penyakit komplikasi hipertensi dan gula darah tinggi. Rika juga menerangkan bahwa yang bersangkutan dirujuk ke RS Pengayoman, Minggu (8/11).

“Keluhan hipertensi dan gula darah tinggi. Yang bersangkutan memiliki riwayat stroke,” ujar dia.

Bagi publik, kematian Gatot Brajamusti terasa sangat mendadak. Namun tidak bagi keluarga dan sahabat yang menemani Gatot selama dirawat di rumah sakit. Ternyata sudah berbulan-bulan lamanya Gatot dirawat di RS Pengayoman yang berada di samping LP Cipinang. Menurut Evry Joe, Gatot harus menjalani perawatan karena sakit stroke ringan.

“”Beliau sudah lama stroke ringan. (Sakit itu diderita Gatot) Selama di penjara. Karena beliau sudah cukup lama di penjara, (hukumannya) 15 tahun,” ujar Evry ketika dihubungi lewat sambungan telepon.

Meninggal di Tengah Masa Hukuman Pidana

Pemain film Sayap Kecil Garuda ini meninggal dunia saat statusnya masih menjadi terpidana dalam beberapa kasus hukum yang menjeratnya. Dari kasus tersebut, Gatot seharusnya dihukum selama 20 tahun.

Kasus pertama adalah kepemilikan dua senjata api ilegal, yakni pistol jenis Glock dan Walther, lengkap dengan ratusan amunisinya. Pada 12 Juli 2018, PN Jaksel menjatuhkan hukuman 1 tahun penjara kepada Gatot. Putusan itu dikuatkan oleh Pengadilan Tinggi (PT) Jakarta. Kasus itu kemudian masuk ke tingkat kasasi.

Kasus kedua yang membelit Gatot adalah pemerkosaan terhadap anak. Dalam kasus itu, Aa Gatot divonis 9 tahun penjara. Gatot terbukti melakukan tipu muslihat kepada anak yang berumur di bawah 17 tahun. Kemudian hukuman Gatot menjadi 20 tahun penjara dalam kasus narkoba setelah Pengadilan Tinggi (PT) Mataram menjatuhkan hukuman 10 tahun penjara atas kepemilikan sabu.

Dikebumikan di Sukabumi

Begitu mengetahui Gatot Brajamusti meninggal dunia, keluarga langsung menyiapkan upacara pemakaman. Istri Gatot memutuskan untuk membawa pulang jenazah mendiang suaminya ke Sukabumi, Jawa Barat.

“Sekarang ini lagi persiapan untuk dibawa ke Sukabumi karena keluarga besarnya kan di Sukabumi. Mungkin dimakamkan besok. Sekarang dibawa dulu, mungkin dimandiin. Besok tentunya nggak mungkin langsung (dimakamkan),” ujar Evry.

Saat ini jenazah mendiang Gatot sudah dibawa keluarga ke Sukabumi. Menurut keterangan istri Gatot yang dihubungi Evry, mendiang bakal dimakamkan di sana karena keluarga di Sukabumi semua. Di tempat terpisah, Dallas anak Gatot juga mengungkapkan hal yang sama. Ia membenarkan bahwa ayahnya akan dimakamkan di Sukabumi esok hari.

“Maaf ya buru-buru. Dimakamkan di Sukabumi, iya. Mohon maaf kalau ada salah. Dimakamin besok,” terangnya ketika ditemui di RS Pengayoman, Jakarta, Minggu, (8/11).

Kepergian Gatot Brajamusti untuk selama-lamanya tentu menyisakan duka yang mendalam untuk keluarganya. Termasuk sang anak tercinta, Suci Patia. Lewat unggahan di akun Instagramnya, Suci Patia mengutarakan kesedihannya dengan mengucap salam perpisahan untuk ayah tercinta.

“Selamat menuju keabadian papa sayang. Usia tak lagi ada, namun papa akan bersemayam hidup dalam hati ini selamanya,” tulis Suci Patia, Minggu (8/11).

Bersama dengan keterangan itu, Suci Patia menyertakan foto dirinya saat masih kecil yang berada di pangkuan ayahnya. Kala itu Aa Gatot juga terlihat begitu muda.

(red)

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *