2 June 2020
  • 2 June 2020
Breaking News
  • Home
  • Nasional
  • Makna Psikologis Aksi Jokowi Kenalkan Menteri dengan Duduk Santuy di Istana

Makna Psikologis Aksi Jokowi Kenalkan Menteri dengan Duduk Santuy di Istana

By on 23 October 2019 0 162 Views

Jakarta, ROC – Presiden Joko Widodo mengenalkan menteri Kabinet Indonesia Majudi Istana Merdeka, Jakarta hari ini, Rabu (23/10/2019). Uniknya Jokowi mengenalkan para menteri sambil duduk di tangga Istana Merdeka. Aksi Jokowi ini pun dinilai memiliki makna.

Pakar gestur dari Paul Ekman International Indonesia, Monica Kumalasari, punya analisis tersendiri terhadap tindakan presiden RI periode 2019-2024 yang baru dilantik ini. Menurut Monica, Jokowi memang sudah mempersiapkan segalanya dengan baik sejak para tokoh yang menjadi menteri ini dipanggil ke Istana.

“Dari kemarin Jokowi sudah didesak wartawan untuk mengenalkan menteri ‘nanti akan saya kenalkan, besok akan saya perkenalkan. Kalau nggak Senin, Selasa, Rabu’. Sebelum dikenalkan sudah disetting agar orang-orang menanti,” ungkap Monica saat dihubungi Wolipop, Rabu (23/10/2019).

Sebelumnya, para tokoh yang menjadi menteri ini pun hadir dalam balutan busana formal dengan kemeja putih saat pertama kali dipanggil Jokowi. Kali ini saat pengumuman dan perkenalan menteri, mereka pun hadir dalam pakaian formal dengan batik lengan panjang.

Makna Psikologis Aksi Jokowi Kenalkan Menteri dengan Duduk Santuy di Istana

Jokowi kemudian mengenalkan para menteri di Kabinet Indonesia Maju sambil duduk di teras lantai Istana Merdeka. Aksinya ini pun seolah ingin menunjukkan bagaimana sistem kerja yang nantinya akan dibangun di masa pemerintahannya.

“Artinya formal dengan batik lengan panjang, para srikandi yang jadi menteri juga tampil formal dengan sanggul. Ini formal tetapi di kabinet ini Jokowi ingin menyampaikan marilah kita bikin lebih santai dalam format yang serius. Pada kabinet ini juga kan ada gabungan dari beragam generasi, mulai millenial sampai baby boomer,” jelas Monica.

Monica pun menambahkan untuk posisi duduk Jokowi, Ma’ruf Amin hingga para menteri lainnya tidak memiliki makna tertentu untuk menilai kepribadiannya. “Duduk dengan menyilangkan kaki hanya karena posisi paling enak, tidak ada makna tertentu. Kondisinya kan tadi pagi-pagi dan matahari menyinari memang lebih ketahanan fisik tidak diartikan ke perilaku,” imbuhnya.

(Red/Detik)

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *