1 June 2020
  • 1 June 2020
Breaking News
  • Home
  • Redaksi
  • Lockdown : Menlu Tetap Jalin Perdagangan Dan Kerjasama Antar Negara

Lockdown : Menlu Tetap Jalin Perdagangan Dan Kerjasama Antar Negara

By on 2 April 2020 0 105 Views

Foto: Menteri Luar Negeri Retno Marsudi (ist)

Jakarta, ROC — Meskipun saat ini sejumlah negara tengah menerapkan kebijakan lockdown akibat pandemi Covid-19, Menteri Luar Negeri Retno LP Marsudi meminta agar transaksi perdagangan antar negara tetap berjalan.

Hal tersebut disampaikan Retno saat berkomunikasi dengan delapan menteri luar negeri dalam sepuluh hari terakhir, antara lain Menlu Inggris, India, Malaysia, Singapura, Korea Selatan, Ukraina, Kanada, dan Jepang.

Retno menyatakan, komunikasi yang intensif dengan para Menteri luar negeri dari negara lain, ditujukan pula untuk mengkonkritkan kerja sama dengan negara-negara mitra Indonesia. Misalnya dengan India, kerja sama pengiriman bahan baku farmasi dari India lalu diproduksi di Indonesia.

Menurut Retno, persoalan pandemi global ini dapat segera diselesaikan bersama, jika antar negara tetap menjaga dan menjalin kerja sama dengan baik.

“Pentingnya kerja sama global dalam mengatasi penyebaran Covid-19, harus dijaga, agar persoalan pandemi Covid-19 ini dapat segera diselesaikan,” imbau Retno.

Sementara itu, Direktur Timur Tengah Kementerian Luar Negeri RI, Achmad Rizal Purnama menjelaskan, hal tersebut juga turut menjadi komitmen para kepala negara yang menjalani pertemuan secara virtual melalui forum G20 pekan lalu.

“Message yang selalu beliau sampaikan adalah dalam kondisi global saat ini, di mana hampir semua negara menutup border-nya terhadap kedatangan warga negara asing dan memfokuskan diri untuk meng-address isu Covid-19, ibu Menlu selalu menggarisbawahi pentingnya jangan sampai ada hambatan dalam perdagangan,” kata Achmad Rizal, Rabu (1/4).

Menurutnya, meski kondisi saat ini lalu lintas orang terbatas, tapi lalu lintas barang dalam hal ini ekonomi didorong tetap berjalan.

Ditambahkan Achmad Rizal, komunikasi yang intensif yang dilakukan Menlu Retno juga untuk memfokuskan kerja sama bagaimana mengatasi COVID-19 khususnya terkait perlindungan warga negara. Menlu Retno ingin melindungi WNI yang ada di luar negeri dan sebaliknya negara lain pun ingin melindungi warga negaranya yang ada di Indonesia.

“Menlu Retno ingin kondisi ini (COVID-19) tidak menghambat perdagangan,” pungkasnya.

Untuk diketahui, berdasarkan data Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) per 1 April 2020, sudah 205 negara yang melaporkan kasus positif Covid-19.

Adapun jumlah kasus yang terkonfirmasini hampir mencapai satu juta kasus, yakni 934.245 kasus, 193.891 Sembuh, sementara yang meninggal dunia sejumlah 46.923 kasus.(idj/idj).

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *