21 April 2021
  • 21 April 2021
Breaking News
  • Home
  • Redaksi
  • Liga 1 2021 Digelar Tanpa Degradasi, ini Tanggapan Pelatih Persebaya

Liga 1 2021 Digelar Tanpa Degradasi, ini Tanggapan Pelatih Persebaya

By on 21 January 2021 0 66 Views

Ket gbr: Pelatih Persebaya Surabaya musim 2020, Aji Santoso. (PERSEBAYA.ID)

ROC — Pelatih Persebaya Surabaya Aji Santoso, terang-terangan menyatakan tidak setuju apabila Liga 1 2021 digelar tanpa adanya sistem degradasi.

Sejak kabar Liga 1 2020 akan dibatalkan mencuat, pelatih Persebaya Surabaya, Aji Santoso, mendukung secara penuh apabila kompetisi dihentikan.

Menurut mantan pemain Surabaya era tahun 1990-an tersebut, akan sangat tidak ideal apabila tahun 2021 tetap fokus pada Liga 1 2020.

Oleh karena itu, Aji Santoso mendukung pembatalan kompetisi yang resmi diumumkan PSSI, Rabu (20/1).

Dukungan tersebut pun dibarengi dengan kekhawatirannya terkait nasib Liga 1 2021.

Hal ini karena beberapa pihak telah mengusulkan agar sistem promosi dan degradasi dihapuskan untuk musim 2021.

Walaupun Aji Santoso mengatakan pada kondisi pandemi Covid-19 ini persiapan tim tak akan maksimal, menurutnya sistem degradasi tetap harus diterapkan.

“Menurut saya, kalau tidak ada degradasi tentu saja kompetisi tak akan seru, dan itu tidak akan ada bedanya dengan 2020,” tutur Aji Santoso, dilansir dari BolaSport.com, Kamis (21/1).

“Untuk itu, akan lebih baik jika kompetisi 2021 tetap menggunakan aturan degradasi,” ucapnya.

Selain itu, mantan pelatih Persela Lamongan tersebut juga menyatakan dampak apa yang akan terjadi apabila kompetisi bergulir tanpa degradasi.

Tak hanya soal kurang menariknya pertandingan bagi para pencinta sepak bola, tetapi para pemain juga tak akan memiliki motivasi.

“Karena kalau tidak ada degradasi, pasti pertandingan kurang menarik dan bisa juga banyak pertandingan yang bisa saja tidak semangat, dan malah ada kepentingan tersembunyi nantinya. Jadi lebih baik harus ada degradasi,” tuturnya.

Sementara itu, PSSI akan membahas kompetisi musim 2021, dari jadwal hingga aturannya pada Kongres Tahunan yang akan digelar 27 Februari mendatang.

Namun, untuk kepastian waktu dapat berubah kapan saja, dan nantinya kongres tahunan akan digelar tatap muka ataupun virtual masih menjadi pembahasan. (red)

 

 

👉Terimakasih sudah membaca & membagikan link republik-online.com

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *