20 January 2020
  • 20 January 2020
Breaking News
  • Home
  • Entertainment
  • Lestarikan Budaya Bangsa, Dua Desainer Gelar “Sound Of Nature In Harmony”

Lestarikan Budaya Bangsa, Dua Desainer Gelar “Sound Of Nature In Harmony”

By on 10 December 2019 0 82 Views

Jakarta, ROC – Dua desainer ternama dari Roemah Kebaya Vielga dan Miss Mysa Accesories menggelar fashion show bertajuk “Sound Of Nature In Harmony”  di Hotel Dharmawangsa, Jakarta. pada Jumat (6/12/2019).

Kegiatan yang didukung oleh PT Bank Negara Indonesia (Persero), dan dipandu oleh MC Maudy Koesnaedi ini menampilkan karya dari Vielga Wenninda  dan Emylia Maisa.

“Alam semesta, memiliki arti tersendiri bagi kehidupan masyarakat kita. Alam Ibarat seorang ibu yang selalu mendampingi dan menyertai kehidupan masyarakatnya, alam selalu menyertai setiap tradisi begitu menyatu dengan pola kehidupan,” ujar Emylia Maisa yang merancang aksesoris busana tersebut.

Emylia menuturkan, budaya nasional kini semakin terkikis oleh perkembangan jaman. Salah satu cara untuk menangkis gerusan zaman tersebut adalah generasi penerus bangsa agar selalu menjunjung tinggi nilai nilai dari budaya yang dimiliki oleh negeri tercinta ini.

“Satu hal mengenai pemahaman mencintai alam, bisa dengan aktivitas untuk mengingatkan kembali bahwa Ibu Pertiwi atau lingkungan alam sekitar. Dapat kita bahasakan dalam mencintai kebudayaan, membuat sebuah aktifitas yang peduli dengan lingkungan kita tapi dengan media budaya,” tuturnya.

Roemah Kebaya Vielga by Vielga Wennida menyediakan kebaya encim dengan detail dari bordir manual yang dibuat secara spesial dengan hasil yang sangat halus, artistik dan setiap produk yang dihasilkan tidak akan sama sehingga sangat eksklusif bagi pecinta kebaya bordir.

Sementara Miss Mysa Accessories by Emylia Maisa adalah brand aksesori yang menyediakan berbagai macam pilihan aksesori untuk membuat penampilan jadi makin sempurna, yang berbahan dasar mutiara air tawar dan mutiara air laut.

Dengan ciri khas desain yang customize sehingga menghadirkan koleksi unik dan tidak pasaran, pembuatannya juga melibatkan pengrajin di Indonesia untuk turut mendukung dalam menggerakan perekonomian daerah.

Mengangkat tiga tema dari puluhan koleksi yaitu klasik dengan bordiran manual yang sangat simpel dan manis, tema kedua adalah lurik yaitu kebaya versi santai dan kasual yang dapat digunakan saat acara harian maupun semi formal. Tema yang ketiga adalah Glamour yaitu kebaya yang terbuat dari kain sutra yang eksklusif.

Puluhan koleksi kebaya yang ditampilkan dari kolaborasi kedua desainer ternama ini selain diperagakan supermodel, juga diperagakan ibu-ibu dari BUMN dan sosialita yang berpatisipasi dalam balutan kebaya mewah dan elegan dan aksesori handmade yang sangat eksklusif. (Ham)

 

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *