Wednesday, May 18, 2022
Home DKI Jakarta Larang Perdebatkan soal Palestina-Israel, Moeldoko: Timbulkan Perpecahan di Bangsa Kita Sendiri

Larang Perdebatkan soal Palestina-Israel, Moeldoko: Timbulkan Perpecahan di Bangsa Kita Sendiri

Harmonimedia – Kepala Kantor Staf Kepresidenan  (KSP) Moeldoko memgimbau masyarakat Indonesia agar menghentikan perdebatan tentang konflik Palestina dengan Israel yang meningkatkan ekskalasi di Jalur Gaza.

Moeldoko menuturkan, ada persoalan-persoalan domestik yang terjadi di wilayah tersebut. Sehingga, menurutnya kurang tepat jika masyarakat melakukan sebuah perdebatan yang tidak produktif.

“Untuk itu, saya mengimbau kepada semuanya untuk menghentikan semuanya itu. Jangan situasi yang terjadi di antara Palestina dengan Israel itu justru menimbulkan perpecahan di antara kita. Bangsa kita sendiri,” ujar Moeldoko dalam keterangan video kepada wartawan, Kamis (20/5).

Namun, dia menegaskan bahwa menghentikan perdebatan bukan berarti lantas masyarakat tidak peduli dengan kekerasan yang dilakukan Israel di wilayah Gaza.

Moeldoko menekankan, pada dasarnya sikap Indonesia terhadap Palestina tidak pernah berubah.

“Dalam konteks situasi yang baru saja berkembang, Indonesia telah mengecam atas tindakan kekerasan yaitu serangan secara ekskalatif yang dilakukan oleh Israel ke Gaza yang menewaskan banyak korban termasuk anak-anak dan perempuan dan juga menyebabkan kerusakan yang parah,” tegasnya.

Termasuk di antaranya terhadap kantor berita Associated Press dan Aljazeera  yang merupakan pelanggaran terhadap prinsip jurnalisme internasional.

Indonesia juga sangat prihatin atas munculnya sebuah situasi di mana krisis kemanusiaan telah terjadi di Gaza.

“Untuk itu sekali lagi sikap Indonesia dalam hal ini adalah mengecam dengan keras. Bukan kita tidak peduli, tapi kita semua memiliki sikap yang sama. Sikap empati atas apa yang terjadi di Palestina,” kata Moeldoko.

“Untuk itu sekali lagi imbauan saya adalah jangan kita justru ikut terseret dalam situasi ini yang pada akhirnya di antara kita akan terjadi perpecahan. Itu pesan saya,” lanjutnya.

Mantan panglima TNI ini menambahkan, pemerintah Indonesia secara aktif ikut membantu penyelesaian persoalan Palestina.

Baik Presiden Joko Widodo maupun Menteri Luar Negeri Retno Marsudi telah berkomunikasi dengan pemimpin berbagai negara.

“Agar dapat membantu penyelesaian Palestina dan terutama untuk bisa mengakhiri tindak kekerasan sehingga korban jiwa tidak semakin bertambah. Dan juga menghadirkan keadilan bagi masyarakat Palestina,” tambahnya.

Red

Most Popular

Recent Comments