30 November 2020
  • 30 November 2020
Breaking News
  • Home
  • Redaksi
  • Laporan Setahun Jokowi – Ma’ruf, KSP : Omnibus Law Obat Cespleng yang Efektifkan Birokrasi

Laporan Setahun Jokowi – Ma’ruf, KSP : Omnibus Law Obat Cespleng yang Efektifkan Birokrasi

By on 20 October 2020 0 71 Views

Aksi para buruh, mahasiswa bahkan pelajar, menggelar aksi unjuk rasa menolak UU Cipta Kerja atau Omnibus Law

ROC – Kantor Staf Presiden (KSP) merilis Laporan Tahunan 2020 dalam rangka peringatan satu tahun pemerintahan Joko Widodo – Ma’ruf Amin (Jokowi-Ma’ruf) yang jatuh pada 20 Oktober 2020. Salah satu isi laporan itu menempatkan Omnibus Law sebagai salah satu capaian pemerintah dalam mengefektifkan birokrasi dengan memangkas sejumlah aturan.

“Metode omnibus law diharapkan menjadi obat yang cespleng menghasilkan produk hukum yang efisien dan aspiratif,” demikian bunyi laporan yang didominasi gambar, yang dikeluarkan Kepala Staf Kepresidenan Republik Indonesia Jenderal TNI (Purn) Moeldoko, Selasa (20/10).

KSP menyebut aturan ini solusi mengurai semua keruwetan aturan.

“Omnibus Law UU Cipta Kerja salah satunya, meringkas 79 UU dan menyatukan 11 klaster menjadi satu aturan,” demikian bunyi laporan itu.

Sementara KSP mengklaim omnibus law sebagai obat, para buruh menilai sebaliknya. Omnibus law cipta kerja dinilai hanya menyengsarakan mereka. Hingga hari ini, para buruh masih berunjuk rasa di depan istana menuntut agar aturan sapu jagat itu dibatalkan. (red)

 

 

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *