23 April 2021
  • 23 April 2021
Breaking News
  • Home
  • Redaksi
  • Lahan Pemakaman Khusus Covid-19 Di Kota Mojokerto Hampir Penuh

Lahan Pemakaman Khusus Covid-19 Di Kota Mojokerto Hampir Penuh

By on 16 January 2021 0 64 Views

Lokasi pemakaman khusus Corona (Covid-19) dilingkungan Tropodo, kelurahan Balongsari Kecamatan Magersari, Kota Mojokerto.

ROC — Lahan pemakaman khusus Covid-19 tepatnya di Kota Mojokerto dikabarkan sudah hampir penuh. Pemakaman khusus Covid-19 yang berada dilingkungan Tropodo, kelurahan Balongsari Kecamatan Magersari, Kota Mojokerto, hanya dapat menampung kurang dari 100 jenazah, tepatnya hanya 89 jenazah.

“Berdasarkan kapasitas, diketahui lahan pemakaman Covid-19 tersebut hanya dapat menampung sekitar 89 jenazah saja,” kata Juru bicara (Jubir) Satgas Covid-19 Kota Mojokerto, Gaguk Tri Prasetyo, yang diterima redaksi republik-online.com, Sabtu (16/1).

Gaguk mengatakan bahwa Pemerintah Daerah Kota Mojokerto telah menyediakan pemakaman khusus Covid-19, secara kapasitas masih ada.

“Kapasitas pemakaman khusus Covid-19 masih dapat menampung sekitar 25 jenazah,” ungkapnya.

Gaguk menyebutkan bahwa sesuai data Satgas Covid-19 Kota Mojokerto, ada sebanyak 138 orang yang meninggal akibat Covid-19.

Sementara itu, berdasarkan data pada tahun 2020 silam, sekitar 60 jenazah yang dimakamkan dipemakaman khusus Covid-19 serta 78 lagi jenazah dipemakaman .

Sedangkan untuk kasus kematian akibat Covid-19 ditahun ini, tepatnya bulan Januari sangat meningkat secara signifikan sebanyak 29 jenazah.

“Empat jenazah dimakamkan dipemakaman khusus Covid-19 dan 25 jenazah dimakamkan dipemakaman umum,” jelasnya.

Tim Satgas Covid-19 Kota Mojokerto belum bisa memastikan, terkait sistem makam yang tumpang tindih, apabila lahan pemakaman khusus Covid-19 terisi penuh.

Karena Pemerintah Daerah telah memberikan kebebasan kepada masyarakat serta memfasilitasi mereka yang menghendaki jenazah Covid-19 dikebumikan dipemakaman umum.

“Apabila di pemakaman umum tidak memungkinkan dikarenakan oleh sesuatu hal, maka sudah disediakan pemakaman khusus jenazah Covid-19,” jelas Gaguk.

Berdasarkan data Satgas Covid-19 Kota Mojokerto per tanggal 14 Januari 2021, jumlah kasus yang terkonfirmasi sebanyak 1.557 orang, sembuh mencapai 1.218 orang sedangkan yang meninggal sebanyak 109 orang.

Lebih jauh dijelaskan, Pemerintah Daerah Kota Mojokerto telah berupaya menekan penyebaran Virus Corona dengan menerapkan Pemberlakuan Kegiatan Masyarakat (PPKM) selama dua pekan mulai 15 Januari sampai 28 Januari 2021.

Dengan penerapan PPKM selama dua pekan diharapkan bisa ampuh dalam upaya menekan penyebaran virus Corona sehingga kasus kematian akibat Covid-19 juga bisa ditekan di Kota Mojokerto. (HP)

idj/idj

 

 

 

 

👉Terimakasih sudah membaca & membagikan link republik-online.com

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *