10 December 2019
  • 10 December 2019
Breaking News
  • Home
  • Nasional
  • KPK OTT Bupati Purbalingga Terkait Dugaan Suap Proyek Rp. 77 Milyar

KPK OTT Bupati Purbalingga Terkait Dugaan Suap Proyek Rp. 77 Milyar

By on 5 June 2018 0 147 Views

JAKARTA, (ROC) – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali melakukan operasi tangkap tangan (OTT) terhadap seorang kepala daerah. Bupati  Purbalingga Jawa Tengah, Tasdi ditangkap KPK karena diduga menerima suap berupa uang commitment fee, terkait proyek pembangunan Islamic Center Purbalingga.

“Indikasinya penerimaan uang itu bagian dari commitment fee yang sudah dibicarakan sebelumnya,” kata Juru Bicara KPK Febri Diansyah kepada wartawan. Senin (4/6) malam.

KPK menciduk Tasdi di Purbalingga bersama tiga orang lainnya pada Senin, 4 Juni 2018. “Ada kepala daerah, pejabat daerah, dan swasta,” ujar Febri. Lanjutnya, ketiga orang tersebut diamankan Bersama Kepala Unit Layanan Pengadaan (ULP) berinisial HI, satu orang pihak swasta dan ajudan sekitar pukul 17.00 WIB.

Proyek yang menjerat Kader PDI-P tersebut, yakni pembangunan Islamic Center di Purbalingga. Proyek ini menggunakan tahun anggaran 2018 senilai Rp. 77 Milyar.

Proyek Islamic Center, yang dimaksud dibangun di Jalan Soekarno-Hatta, Kelurahan Karangmanyar, Kecamatan Kalimanah. Kompleks Purbalingga Islamic Center didirikan di atas lahan seluas 4,5 hektare.

Sebagai catatan, sebelum menjabat sebagai bupati periode 2016-2021, Tasdi wakil bupati Purbalingga periode 2014 sampai 2015. Lelaki kelahiran 11 April 1968 ini juga pernah menjabat sebagai Ketua DPRD Purbalingga. Ia dua kali memimpin parlemen lokal itu pada periode yaitu pada 2004-2009 serta 2009-2014.

Tasdi juga politikus karir. Ia kader Partai Demokrasi Indonesia (PDI) Perjuangan. Tiga kali menjabat sebagai Ketua Dewan Pimpinan Cabang PDI Perjuangan Purbalingga sejak 2005. Hingga ditangkap KPK, Tasdi masih menjabat Ketua DPC PDI sampai tahun 2020.

Sebelum menjadi politikus, waktu jaman orde baru, Tasdi bekerja serabutan sebagai sopir truk yang tugasnya mengangkut sayur dari kaki Gunung Slamet menuju ke pasar tradisional. (red/dtk/tmp)

 

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *