2 July 2020
  • 2 July 2020
Breaking News

Kota Kediri Meraih Penghargaan Pembangunan Daerah 2019

By on 12 May 2019 0 247 Views

KEDIRI, ROC – Kota Kediri masuk dalam sepuluh besar terbaik perencanaan, capaian serta inovasi tingkat kota dalam penghargaan Pembangunan Daerah 2019. Kota Kediri menjadi salah satu kota dengan pembangunan daerah terbaik di Indonesia.

Piagam penghargaan tersebut diraih oleh Walikota Kediri Abdullah Abu Bakar dalam acara Musyawarah Perencanaan Pembangunan Nasional (Musrenbangnas) 2019 yang bertempat di Ballroom Hotel Shangri-La, Jakarta.

Menurut Walikota Kediri Abdullah Abu Bakar, dengan meraih penghargaan ini artinya Pemerintah Pusat menilai capaian pembangunan, kualitas perencanaan dan inovasi di Kota Kediri bagus. “Jadi Penghargaan Pembangunan Daerah ini kita sudah menang di tingkat Propinsi. Terus diadu lagi di tingkat Nasional dan alhamdullilah masuk dalam sepuluh besar,” jelasnya.

Mas Abu sapaan yang akrab Walikota Kediri mengatakan bahwa program-program di Kota Kediri telah berjalan dengan baik.

“Ini akan menghasilkan out come yang bagus, khususnya peningkatan indeks pembangunan manusia. Kemudian pembangunan yang merata di Kota Kediri akan menurunkan indeks gini sehingga berdampak pada peningkatan kesejahteraan masyarakat yang merata. Semua ini tentunya tidak lepas dari perencanaan pembangunan yang baik dan inovasi Pemerintah Daerah Kota Kediri,” jelasnya.

Walikota Kediri berharap kedepannya Kota Kediri akan lebih baik lagi dengan perencanaan serta pembangunan yang bagus. Serta inovasinya yang terus berjalan serta ada. Maka kesejahteraan masyarakat kedepannya akan terwujud dengan baik.

Kepala Barenlitang Kota Kediri Edi Darmasto mengatakan bahwa untuk capaian pembangunan kiat-kiatnya adalah program Pemerintah Kota Kediri harus berjalan ekonomis, efektif serta efisien. Untuk mencapai sasaran pembangunan yang dinilai, antara lain pertumbuhan ekonomi, tingkat pengangguran terbuka, pemerataan pembangunan, IPM dan seterusnya.

“Program itu harus terpadu untuk mencapai hasil pembangunan yang baik. Selain itu juga harus dilakukan evaluasi pengendalian Walikota yang dibantu Barenlitbang. Itu akan lebih cepat mencaai sasaran pembangunan,” jelasnya.

Edi menambahkan dalam penghargaan Pembangunan Daerah ini penilaiannya dilakukan tahunan oleh Bappenas. Kota kedir akan lebih giat serta kreatif lagi dalam melaksanakan program-programnya.

Untuk diketahui ada beberapa kriteria yang dinilai dalam penghargaan ini. Pertama, capaian pembangunan dengan bobot 40%. Kedua, kualitas dokumen RKPD dengan bobot 20%. Ketiga, proses penyusunan dokumen RKPD dengan bobot 20%. Dan yang keempat, inovasi dengan bobot 20%. (HR/HP)

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *