26 March 2019
  • 26 March 2019
Breaking News
  • Home
  • Nasional
  • Korupsi Berjamaah, 18 Anggota DPRD Malang Jalani Sidang

Korupsi Berjamaah, 18 Anggota DPRD Malang Jalani Sidang

By on 6 September 2018 0 50 Views

Surabaya, ROC – Sebanyak delapan belas anggota DPRD Kota Malang tersangka kasus dugaan suap APBD-P Tahun 2015,menjalani sidang di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (TIPIKOR) Surabaya pada Rabu (5/9/2018).

Sidang dengan agenda pemeriksaan, dipimpin langsung oleh Ketua Majelis Hakim Bapak Cokorda Gede Arthana. Seluruh tersangka kasus dugaan suap dari Walikota Malang non aktif Bapak M. Anton, hadir lengkap pada sidang pemeriksaan kali ini.

Diantaranya yaitu,Sulik Lestyowati (SL), Abd. Hakim (AH), Bambang Sumarto (BS ),Imam Fauzi (IF),Syaiful Rusdi (SR),Tri Yudiani (TY),Suprapto (SPT),Sahrawi (SAH),Mohan Katelu (MK),Salamet (SAL)

Kemudian Zainuddin (ZN),Wiwik Hendri Astuti (WHA),Heri Puji Utami (HPU), Abd. Rahman (AR),Heri Subiantono (HS),Rahayu Sugiarti (RS),Sukarno (SK),Yaqud Ananda Gudban (YAG).

Sementara sebagai saksi yang dihadirkan ada tiga saksi yaitu Ribut Harianto anggota Fraksi Partai GOLKAR,Subur Triono anggota Fraksi Partai PAN serta Umik istri dari Mantan Ketua DPRD Kota Malang, M. Arief Wicaksono.

Sementara, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melalui juru bicara KPK,Febri Diansyah, dalam keterangan tertulisnya menyebutkan bahwa KPK akan terus mendalami dugaan penerimaan uang oleh anggota DPRD Kota Malang terkait pembahasan APBD-P tahun anggaran 2015.

Penyidik KPK masih terus mendalami penerimaan uang oleh sejumlah anggota DPRD Kota Malang,termasuk dugaan pertemuan yang dilakukan oleh pihak terkait,sesuai tugas dan fungsi pokok anggota DPRD Kota Malang.

Pada hari ini penyidik KPK melakukan pemeriksaan terhadap dua anggota DPRD Kota Malang,mereka adalah Sonny Yudiarto dan Een Ambarsasi,yang diperiksa sebagai saksi untuk tersangka Imam Ghozali.

Sebelumnya tim KPK melakukan pemeriksaan terhadap 39 orang saksi dan penggeledahan di 25 lokasi yang berada disekitar Malang,diantaranya adalah Kadis PU Kota Malang, Wakil Walikota Malang, Kepala BAPPEDA Tahun 2015, Walikota Malang periode 2013-2018, Sekertaris Dinas PU, Sekertaris Dewan Kota Malang (SEKWAN), Sekertaris Daerah Kota Malang (SEKDA) tahun 2015, dan Sekertaris Daerah Kota Malang yang sekarang.

Dalam kasus ini sebanyak 41 dari 45 anggota DPRD Kota Malang periode 2014-2019 ditetapkan sebagai tersangka.

Pada tanggal 3 September 2018,KPK mengumumkan 22 anggota DPRD Kota Malang sebagai tersangka kasus dugaan suap pembahasan APBN-P, Pemerintah Kota Malang tahun anggaran 2015.Penetapan tersangka ini merupakan hasil pengembangan penyidikan oleh KPK.

Sebelumnya dalam kasus yang sama KPK telah menetapkan 19 tersangka anggota DPRD Kota Malang. Sedangkan penetapan 22 anggota DPRD Kota Malang berikut ini merupakan hasil pemeriksaan tahap yang ketiga. Dari jumlah total anggota DPRD Kota Malang ada 45 orang dan yang ditetapkan sebagai tersangka dugaan kasus suap sebanyak 41 orang DPRD Kota Malang,sehingga tinggal 5 orang DPRD Kota Malang. (HP)

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *