23 January 2021
  • 23 January 2021
Breaking News
  • Home
  • Redaksi
  • Kemenkes RI Optimis Dapat Izin EUA Vaksin Covid-19 dari BPOM

Kemenkes RI Optimis Dapat Izin EUA Vaksin Covid-19 dari BPOM

By on 5 January 2021 0 27 Views

Ilustrasi vaksin covid-19. /PIXABAY/Torstensimon.

ROC — Kementrian Kesehatan (Kemenkes) optimis vaksin Covid-19 buatan Sinovac asal Tiongkok akan segera mendapatkan izin penggunaan darurat atau emergency use authorization (EUA) dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Republik Indonesia (RI).

Pasalnya, vaksin tersebut akan segera digunakan dalam program vaksinasi di Indonesia.

Juru Bicara (Jubir) Vaksin Covid-19 dari Kemenkes dr. Siti Nadia dalam keterangannya memperkirakan, izin penggunaan darurat BPOM pada pertengahan Januari 2021.

“Kita melihat cukup optimistis dengan hasil awal yang sudah diinformasikan secara awal, baik uji klinis tahap tiga di Turki maupun di Brasil, serta hasil yang didaptkan dari teman-teman di Universitas Padjajaran (Unpad). Tetapi, tentunya kita akan menunggu secara resmi,” kata Nadia, dilansir ROC dari Antara, Selasa (5/1).

Nadia menyebutkan Kemenkes cukup optimis, lantaran berdasarkan informasi yang didapatkan bahwa efikasi dari vaksin Covid-19 buatan Sinovac ini sudah memenuhi standar minimal yang ditetapkan oleh Organisasi Kesehatan Dunia (WHO).

Nadia juga menyampaikan bahwa tidak ada kejadian ikutan pasca imunisasi (KIPI) berupa efek samping dari vaksin yang dinilai dengan gejala berat.

“Malah bisa dikatakan hampir tidak ada KIPI,” ujar Nadia.

Perusahaan BUMN produsen vaksin PT Biofarma telah mulai mendistribusikan tiga juta dosis vaksin Covid-19 ke 34 provinsi di seluruh Indonesia pada Minggu, 3 Januari 2021.

Saat ini pemerintah hanya tinggal menunggu keputusan dari BPOM RI untuk mengeluarkan izin penggunaan darurat terhadap vaksin Sinovac. Jika izin tersebut sudah ada, maka program vaksinasi akan segera dilakukan di seluruh Indonesia untuk tahap yang pertama.

Ia juga memprediksi program vaksinasi tahap pertama akan mulai bisa dilakukan pada minggu kedua atau minggu ketiga pada Januari 2021.

Program vaksinasi Covid-19 ditargetkan akan rampung selama lima belas bulan yang akan dilangsungkan dalam dua periode dan mencapai 181,5 juta penduduk di Tanah Air.

Periode pertama mulai Januari hingga April 2021 akan memprioritaskan 1,3 juta tenaga kesehatan, 17,4 juta petugas publik yang terbagi di 34 provinsi, dan 21,5 juta lansia.

Periode kedua vaksinasi akan berlangsung selama sebelas bulan, mulai pada April 2021 hingga Maret 2022 yang akan menjangkau sisa jumlah masyarakat dari periode pertama.

Red

 

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *