27 May 2020
  • 27 May 2020
Breaking News
  • Home
  • Redaksi
  • Kemenhub Terus Kampanyekan #tidakmudik dan #tidakpiknik

Kemenhub Terus Kampanyekan #tidakmudik dan #tidakpiknik

By on 1 April 2020 0 166 Views

Foto: maritim.go.id

Jakarta, ROC — Seperti diketahui, penanganan Virus Corona atau Covid-19 yang saat ini tengah mewabah di Indonesia sedang dilakukan dengan gencar. Pemerintah menggaungkan pembatasan sosial atau social distancing di seluruh wilayah. Hal tersebut menjadi pertimbangan pemerintah untuk menerapkan kebijakan yang lebih efektif menekan pertambahan orang yang terinfeksi Virus Corona.

Diberitakan sebelumnya, hasil rapat terbatas mengenai antisipasi mudik Lebaran 2020, diputuskan bahwa pemerintah masih akan melakukan kajian mengenai kebijakan ini. Staf Khusus Kementerian Perhubungan (Kemenhub) Bidang Komunikasi, Adita Irawati mengatakan, kajian tersebut melingkupi dampak ekonomi jika ada pelarangan mudik secara resmi.

“Hasil dari kajian tersebut, ada disampaikan dalam waktu dekat ini,” ucap Adita dalam keterangan resminya, Senin (30/3).

Ia menambahkan, menyikapi hal tersebut Kemenhub pada dasarnya telah menyiapkan berbagai skenario terkait pengaturan transportasi mudik tahun 2020.

“Sambil menunggu keputusan resmi yang akan di sampaikan Presiden Joko Widodo (Jokowi), tentunya ada skenario seperti larangan, imbauan ataupun pembatasan transportasi untuk kegiatan mudik,” ujar Adita.

Dikatakan juga, skenario lain seperti tranportasi untuk kebutuhan logistik akan tetap diselenggarakan seperti biasa, tidak ada pelarangan atau pembatasan.

“Melihat kondisi sudah banyak masyarakat yang melakukan perjalanan ke luar Jakarta, Kemenhub akan terus mengampanyekan #tidakmudik dan #tidakpiknik,” imbuhnya.

Hal ini, tambahnya, untuk mengimbau kepada masyarakat agar tidak melakukan mudik atau perjalanan, dalam mencegah penyebaran wabah Virus Corona ini.

Ia juga menyampaikan, terkait penanganan dan pencegahan penyebaran wabah Covid-19 di sektor transportasi, Kemenhub telah menjalankan protokol transportasi publik baik darat, laut, udara dan perkertaapian, seperti :

– Penyemprotan disinfektan terhadap sarana dan prasarana transportasi publik secara berkala.

– Menyediakan hand sanitizer.

– Mengukur suhu petugas maupun penumpang.

– Menyediakan masker bagi penumpang yang sedang batuk atau flu.

– Penerapan social distancing dengan mengatur jarak antar penumpang saat berada di area
transportasi publik.

Diberitakan, Presiden Jokowi saat memimpin rapat terbatas (Ratas) di Istana Negara, Senin (30/3) lalu, yang membahas mengenai mudik di tengah wabah Virus Corona ini, juga meminta kepada masyarakat, agar demi keselamatan bersama, tidak memaksakan diri untuk mudik Lebaran 2020. Dia mengingatkan, kesehatan harus menjadi perhatian dan prioritas utama, dan meminta pada pihak atau instansi terkait, agar segera mengambil langkah-langkah lebih tegas untuk mencegah pergerakan orang ke daerah.(idj/idj)

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *