30 May 2020
  • 30 May 2020
Breaking News
  • Home
  • Redaksi
  • Kemenhub : Beri Subsidi (PSO) Harga Tiket KA Bandara Internasional Adi Sumarno Solo

Kemenhub : Beri Subsidi (PSO) Harga Tiket KA Bandara Internasional Adi Sumarno Solo

By on 1 March 2020 0 127 Views

Jakarta, republikonline.com — Kementerian Perhubungan (Kemenhub) memberikan subsidi Public Service Obligation (PSO) KA Lokal untuk Harga Tiket Kereta Api (KA) Bandara Internasional Adi Sumarmo (BIAS), Solo yang mulai diberlakukan, Minggu, (1/3).

Demikian dikatakan Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi, hari ini di Jakarta, Minggu (1/3).

Sebelumnya, Menhub juga telah menyampaikan, bahwa pemerintah memberi kebijakan untuk menggratiskan operasional KA BIAS sejak dua bulan lalu yang berakhir pada 29 Februari 2020.

“Dengan subsidi ini diharapkan masyarakat agar semakin berminat menggunakan KA BIAS. Selain itu juga diharapkan dapat mengurangi beban jalan dan penggunaan kendaraan pribadi, sehingga mengurangi kepadatan jalan di kota Solo,” jelas Menhub.

Dikatakan juga, dengan adanya subsidi dari pemerintah, harga tiket KA BIAS yang ditetapkan, yaitu untuk rute St. Klaten-Solo Balapan-Kadipiro harga tiketnya Rp8.000,- , sementara untuk rute St. Klaten-Solo Balapan-Bandara Internasional Adi Soemarmo sebesar Rp10.000,-.

“Ini selama bulan Maret untuk promosi, sementara mulai April tarif tiket yang Rp10.000 menjadi Rp15.000,-. Dengan dua jenis layanan ini akan terdapat dua peningkatan, pertama ada penambahan kapasitas Ka Prameks antara Klaten – Solo dan pelayanan akses bandara dari sekitar Solo dan Klaten,” ujarnya.

Sebagai informasi, lanjutnya, uji coba pengoperasian KA BIAS pertama kali sejak 29 Desember 2019 dan tidak berbayar atau gratis, dengan lintas layanan Solo Balapan-Bandara Adi soemarmo dengan frekuesi 30 perjalanan dan 12 perjalanan.

“Selama 2 bulan uji coba, terdapat peningkatan pelayanan yaitu berupa penambahan kapasitas KA Prameks antara Klaten – Solo dan pelayanan akses bandara dari sekitar Solo dan Klaten,” ungkapnya.

Menurutnya, dari evaluasi selama dua bulan beroperasi, tingkat keterisian atau okupansi penumpang Ka Bias ini cukup besar yakni  total 190.283 penumpang selama 63 hari sejak 29 Desember atau rata rata 3.020 penumpang per hari dengan rata rata okupansi sebesar 46%.

“Dengan beroperasinya KA ini, diharapkan masyarakat bisa memanfaatkan layanan KA ini untuk melakukan aktivitasnya, baik itu ke Bandara atau ke Solo, Klaten dan sebaliknya. Penggunaan moda KA diharapkan semakin mempermudah dan mempercepat perjalanan juga keselamatan,” pungkas Menhub Budi Karya. (idj/idj)

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *