26 March 2019
  • 26 March 2019
Breaking News
  • Home
  • Internasional
  • Keluarga Republik Kunjungi Satu Destinasi Wisata Terindah di Dunia

Keluarga Republik Kunjungi Satu Destinasi Wisata Terindah di Dunia

By on 25 June 2018 0 49 Views

New Zealand, ROC – Perjalanan bisnis Keluarga Republik di New Zealand akan kembali dilanjutkan ke Australia, namun sayang rasanya jika sebelum berangkat ke negeri Kangguru tersebut, melewatkan pengalaman dan sensasi wisata di pegunungan es, yang dekat dengan kutub selatan, yaitu Queenstown.

Queenstown adalah kota yang berada di New Zealand Selatan. Terkenal sebagai tempat wisata petualangan, serta merupakan kota terbesar di Central Otago. Terlihat seperti sebuah kota kecil, namun kota ini menawarkan petualangan yang tak terlupakan. Dikelilingi oleh danau dan gunung diseliputi salju, sheingga membuat kota ini cocok untuk semua jenis petualangan Ski.

Queenstown merupakan kota yang sangat indah karena variasi alamnya. Selain terletak di tepi Danau Wakatipu yang jernih, Queenstown juga dikepung bukit-bukit batu dan juga pegunungan bersalju. Tepat di tepi kota pun terdapat sebuah bukit curam yang kini dijadikan tempat untuk menikmati keindahan Queenstown dari ketinggian.

Terbang dari bandara Auckland Internasional menuju Frankton Airport menempuh jarak sekitar  646 mil atau 1.040 kilometer.

Keluarga Republik saat berada di Bandara Auckland menuju Queenstown. (24/6)

“Kami ingin merasakan sensasi berbeda, setelah di Auckland yang terkenal dengan City of Sails” atau kota pelayaran dengan iklim pesisir yang hangat, sekarang mencoba ke daerah yang dekat dengan kutub dan pastinya sangat dingin dengan hamparan es disetiap sudut kota dan pegunungan,” ujar Mayjen (Purn) Suharno, MM saat hendak berangkat menuju Queenstown, (24/6).

Setelah terbang selama waktu kurang lebih 2 jam, akhirnya keluarga Republik mendarat di Frankton Airport. Dan tanpa membuang waktu, Suharno dan keluarga langsung terbang menggunakan helicopter dari Glacier Southern Lakes Helicopters menuju destinasi wisata ski di pegunungan Aspiring, setelah sebelumnya berkeliling terlebih dahulu di kota Queenstown, Middle Earth serta taman nasional Fiordland.

Diatas gunung tersebut, Suharno dan keluarga mencoba semua fasilitas yang ada di pegunungan es tersebut, seperti bermain ski dan jalan jalan menggunakan kereta gantung, seraya menikmati pemandangan  salju ataupun gletser.

Suharno dan Keluarga di tepi danau Wakatipu dengan latar belakang pegunungan salju.

“Disini sensasinya berbeda, hampir semua daerah pegunungan diseliputi salju, namun keindahan alam di Queenstown ini masih terlihat,” ucapnya.

Selain itu, beliau melihat kembali beberapa peluang yang bisa dikembangkan oleh pengusaha di Indonesia yang bergerak di bidang transportasi dan pariwisata. Ia melihat perusahaan Glacier Southern Lakes Helicopters yang bergerak dibidang rental helicopter, sangat pintar memanfaatkan peluang sehingga para wisatawan dimudahkan untuk bisa menikmati setiap sudut daerah dari atas, dan dapat mengantarkan penumpang hingga puncak pegunungan.

Mayjen (Purn) DR.Ir. Suharno Prawiro, MM dengan latar belakang helicopter milik Glacier Southern Lakes.

“Selain itu, mereka memiliki armada helikopter jenis Airbus terbesar & paling modern di Selandia Baru, semua dipelihara sesuai dengan standar Otoritas Penerbangan Sipil.  Dan tak tanggung, mereka memiliki & mengoperasikan helicopter jenis Airbus H130 T2, ini merupakan jenis helikopter mewah di kelasnya,” terangnya. Beliau menlanjutkan, bahwa selain jenis tersebut, perusahaan ini memiliki helicopter Airbus AS350 B2 & B3e Squirrel 6-penumpang.

“Rata-rata pilot nya pun professional dan memiliki jam terbang lebih dari 100.000 jam,” tambahnya.

Suharno menjelaskan, potensi dan peluang usaha khususnya transportasi dan pariwisatadi New Zealand, bisa sebagian di modifikasi dan diterapkan di Indonesia. Ia mencontohkan petualangan dirinya di Queenstown, merupakan buah kreatif para penggiat usaha dalam menangkap peluang usaha.

Mayjen (Purn) DR. Ir. Suharno Prawiro, MM bersama cucu bermain salju di tepi Danau Wakatipu.

“Saya lihat di Indonesia untuk prospek pariwisata malah lebih mewah dan lebih memadai, mengapa tidak kita menjadi pelaku pariwisata dan dapat mengangkat wisata Indonesia memuncaki peringkat terbaik dan menyedot jutaan kunjungan wisatawan tiap tahunnya,” pungkasnya.

Perlu diketahui, pegunungan di Queenstown yang dikunjunhgi oleh Keluarga Republik tersebut, merupakan daerah yang sering digunakan untuk syuting film, beberapa film yang terkenal  antara lain Lord of the Rings dan trilogi Hobbit,  Narnia, King Kong, Wolverine, Disney’s Pete’s Dragon, Alien Covenant dan banyak lagi. [RedROC]

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *