20 February 2020
  • 20 February 2020
Breaking News
  • Home
  • Nasional
  • Kejagung Panggil 7 Saksi Terkait Kasus Jiwasraya Hari Ini

Kejagung Panggil 7 Saksi Terkait Kasus Jiwasraya Hari Ini

By on 16 January 2020 0 36 Views

Jakarta, ROC – Kejaksaan Agung kembali memanggil 7 orang saksi terkait kasus dugaan korupsi PT Asuransi Jiwasraya. Sehingga jumlah saksi yang sudah dipanggil secara keseluruhan berjumlah 48 orang.

“Iya 7 kami panggil, 3 berhalangan. Sehingga hanya 4 yang diperiksa sebagai saksi,” kata Kapuspenkum Kejaksaan Agung, Hari Setiyono saat dikonfirmasi, Jakarta, Kamis (16/1).

Empat orang saksi tersebut adalah, Direktur PT Pinnecle Investment, Guntur Surya Putra, Direktur PT Treasure Fund Investama, Dwinanto Amboro, Kepala Bagian Keuangan Divisi Investasi Jiwasraya, Candra Triana, dan Kepala Divisi Akuntasi dan Keuangan Jiwasraya, Dicky Kurniawan.

Sedangkan tiga orang saksi yang berhalangan, adalah Direktur PT Millenium Capital Management, Fahyudin Djaniatmadja, Direktur PT Jasa Capital Asset Management, Rudolfus Pribadi, dan Kepala Seksi Transaksi Bagian Keuangan Divisi Investasi PT Asuransi Jiwasraya, Adi Pratomo.

Lima Orang Jadi Tersangka

Sebelumnya, Kejaksaan Agung menetapkan lima orang sekaligus sebagai tersangka dan langsung melakukan penahanan dalam penyidikan kasus penyelewengan dana asuransi Jiwasraya. Lima orang itu ditahan untuk 20 hari ke depan.

“Tadi prosesnya telah dilakukan penahanan 5 orang tersangka sejak hari ini sampai 20 hari ke depan. Penahanan seperti diketahui juga kita pisah. Rutan Salemba cabang Kejagung, KPK Guntur dan Cipinang dan di Salemba cabang Kejaksaan Negeri Jaksel,” kata Jampidsus Adi Toegarisma di Kejagung, Jaksel, Selasa (14/1).

Berikut lokasi penahanan kelima tersangka tersebut:

1. Benny Tjokro di Rutan KPK
2. Heru Hidayat di Rutan Salemba Cabang Kejagung
3. Hary Prasetyo di Rutan Salemba Cabang Kejari Jaksel
4. Syahmirwan di Rutan Cipinang
5. Hendrisman Rahim di Rutan Guntur

(Red/Merdeka)

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *