19 October 2019
  • 19 October 2019
Breaking News

Kebun Binatang Surabaya Kantongi Izin Dari Lembaga Konservasi

By on 20 May 2019 0 81 Views

SURABAYA, ROC – Perusahaan Daerah Taman Satwa Kebun Binatang Surabaya resmi mengantongi izin lembaga konservasi dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan Republik Indonesia. Izin Lembaga Konservasi itu tertuang dalam surat Keputusan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan nomor SK.340/Menlhk/Setjeh/KSA.2/5/2019.

Izin ini diserahkan oleh Direktorat Jenderal Konservasi Sumber Daya Alam dan Ekosistem Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Wiratno dan diterima langsung oleh Walikota Surabaya Tri Rismaharini dirumah kediaman Walikota Surabaya jalan Sedap Malam.

Setelah menyerahkan izin lembaga konservasi itu, Wiratno mengatakan bahwa ini merupakan momentum bersejarah bagi PDTS KBS. Kebun Binatang Surabaya ini merupakan salah satu ikon Kota Surabaya yang sangat membanggakan. “Saya ini orang Tulungagung, waktu kecil kalau liburan selalu ke KBS, karena ini ikon Kota Surabaya,” kata Wiratno.

Menurut Wiratno pemegang izin Lembaga Konservasi berhak memperoleh koleksi jenis tumbuhan atau satwa liar sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan. Memanfaatkan hasil pengembang biakan tumbuhan atau satwa liar sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan. Selain itu bisa pula bekerjasama dengan lembaga konservasi lain didalam maupun luar negeri, yaitu pengembangan ilmu pengetahuan, tukar menukar jenis tumbuhan atau satwa liar, peragaan serta peminjaman satwa liar yang dilindungi ke luar negeri untuk kepentingan pengembangbiakan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan serta hak-hak lainnya.

“Jadi setalah ini bisa mengelola satwa, bisa tukar menukar satwa. Kewajibannya yaitu menyejahterakan satwa. Seperti Burung, kandangnya harus cukup sehingga bisa terbang. Keputusan izin ini ditanda tangani langsung oleh Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Republik Indonesia Siti Nurbaya,” tegasnya.

Oleh sebab itu, ia berharap unsur pendidikan di KBS bisa lebih bagus lagi. Apalagi satwa-satwa di KBS banyak berasal dari seluruh Indonesia. “Bahkan KBS kan punya 146 Komodo, sehingga potensi pengelolaan Komodo ke depannya bisa menjadi kebanggaan Nasional, karena tukar-menukar Komodo ini harus mendapatkan izin dari Presiden,” imbuhnya.

Wiratno juga sempat memuji leadership Walikota Surabaya yang sangat luar biasa. Dengan kedisiplinan yang terus menerus, ia mampu melakukan semuanya, mulai dari memperbanyak hutan kota hingga pengelolaan sampah yang bisa menghasilkan tenaga listrik, termasuk bisa mendapatkan izin lembaga konservasi. “Saya juga banyak belajar dari beliau tentang leadership,” ujarnya.

Walikota Surabaya Tri Rismaharini mengatakan bahwa setelah mendapat izin ini maka KBS bisa lebih fleksibel dalam mengelolanya, baik dari penggunaan uangnya, serta pembangunan terutama untuk kesejahteraan satwanya. ” Kemarin masih takut dan ragu mau memperbaiki kandang karena ada yang menakut-nakuti. Sekarang dengan izin konservasi maka tidak ada alasan lagi bagi PDTS KBS untuk tidak melakukan perbaikan kualitas menjadi lebih baik,” kata Walikota Surabaya.

Walikota Surabaya Tri Rismaharini mengatakan bahwa yang paling utama harus dilakukan perbaikan kandang-kandang satwa. Ia berharap satwa-satwa yang sendirian seperti zebra dan singa harus dicarikan pasangannya. “Insya allah nanti kesejahteraan binatang akan lebih baik karena PDTS KBS bisa menjalankan berbagai programnya dengan maksimal dan bisa membuat lingkungannya lebih baik,” tegasnya.

Direktur Utama Perusahaan Daerah Taman Satwa Kebun Binatang Surabaya Khoirul Anwar memastikan pihaknya akan melakukan revitalisasi besar-besaran setelah mendapatkan izin lembaga konservasi ini. Prioritasnya memang kandang satwa seperti kandang aves serta kandang satwa lainnya. “Tentu kami akan langsung bergerak merevitalisasi KBS. Apalagi izin ini berlaku 30 tahun sejak ditetapkannya,” pungkasnya. (HP)

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *