30 October 2020
  • 30 October 2020
Breaking News
  • Home
  • Nasional
  • Kapolda Papua: 4.656 Warga Keluar Wamena-Jayawijaya, 880 Mengungsi di Jayapura

Kapolda Papua: 4.656 Warga Keluar Wamena-Jayawijaya, 880 Mengungsi di Jayapura

By on 1 October 2019 0 221 Views

Wamena, ROC – Kapolda Papua Irjen Paulus Waterpauw bertugas untuk menciptakan kondisi yang kondusif di Wamena pascarusuh. Paulus mengatakan pengungsi yang keluar juga berasal dari lingkar luar Wamena.

“Saya baru kemarin setelah dilantik diamanahkan oleh Bapak Kapolri, Bapak Panglima TNI, Bapak Polhukam memerintahkan untuk segera coba melakukan conditioning berkaitan situasi para pengungsi katakan yang sudah eksodus dari beberapa wilayah,” kata Paulus, di Yonif 751/Rider, Sentani, Jayapura, Selasa (1/9/2019).

“Saya katakan dari beberapa wilayah, tidak hanya Wamena. Ada beberapa lingkaran dari sekitar Wamena itu ada beberapa yang turun bergabung, khususnya dari Wamena,” tambahnya.

Paulus mengatakan jumlah warga yang telah turun gunung meninggalkan Wamena. Jumlah tersebut juga gabungan dari berbagai wilayah di Jayawijaya.

“Tercatat di kami di sini bahwa Dan Lanud (Salis Papare) sudah mendata total yang turun ada 4.656 orang. Itu yang sudah turun dari berbagai daerah di sekeliling Jayawijaya,” ujar Paulus.

Diketahui Kabupaten Jayawijaya saat ini telah mengalami pemekaran. Dari ribuan warga yang telah keluar Wamena tersebut, Paulus mengatakan sebagian warga telah bersama saudara dan perkumpulan daerah asal.

“Jayawijaya ini dulu satu kabupaten tapi sekarang menjadi 8 kabupaten, sehingga itulah yang saya maksud dari beberapa daerah itu. Mereka sekarang juga sudah ada beberapa kembali ke saudara atau paguyuban mereka,” ucapnya.

Sementara itu, untuk pengungsi yang berada di Jayapura berjumlah 800 lebih. Mereka tersebar di berbagai posko di Jayapura.

“Jadi yang terdaftar dari 6 posko yang ada di sini Yonif 751/Rider, tadi Lanud (Salis Papare), Rindam, termasuk di beberapa tempat ibadah masjid. Itu terdata ada 880 orang,” imbuh Paulus.

Sebelumnya, Menko Polhukam Wiranto mengatakan ada 3.225 orang pengungsi di Jayapura, Papua, usai kericuhan yang pecah di Wemana pada Senin (23/9). Aparat keamanan setempat berupaya meminta para pengungsi kembali ke rumah.

“Sekarang ini jumlah pengungsian di Jayapura sejarah tercatat 3.225 orang. Oleh karena itu, aparat keamanan Pemda sedang berusaha untuk meminta mereka untuk kembali ke daerah masing-masing, tapi dengan jaminan keamanan, baik dari para pemuka adat di Wamena, dan juga dari aparat keamanan mereka bisa tetap melanjutkan aktivitasnya sebagai penggerak ekonomi daerah, agar ekonomi daerah tidak luntur,” kata Wiranto di Kantor Kemenko Polhukam, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Senin (30/9). (Red/Detik)

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *