16 January 2021
  • 16 January 2021
Breaking News
  • Home
  • Redaksi
  • Kapolda Metro Jaya : Empat Klaster Covid-19 dari Kerumunan Habib Rizieq

Kapolda Metro Jaya : Empat Klaster Covid-19 dari Kerumunan Habib Rizieq

By on 23 November 2020 0 77 Views

Kapolda Metro Jaya Irjen Pol M Fadil Imran. /Instagram.com/@poldametro

ROC — Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab dikabarkan jatuh sakit, dan dinyatakan akan menjalani tes usap Covid-19 secara mandiri.

Beruntun, penyambutan kepulangan sosok HRS, pernikahan anak keempatnya, Maulid Nabi Muhammad SAW, kunjungan ke Megamendung Bogor, menjadi lautan kerumunan.

Perkumpulan itu telah menciptakan klaster-klaster Covid-19 baru, demikian kata Kapolda Metro Jaya Irjen Polisi Fadil Imran.

Sebelumnya disampaikan Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Pol Heru Novianto, perwakilannya para anggota polisi berusaha menemui Habib Rizieq di kediamannya. Menurutnya, dilansir dari Antara, ciri-ciri mirip Covid-19 diderita Habib Rizieq.

“Katanya mereka mau melaksanakan ‘swab’ mandiri,” ujar Heru di Jakarta, Minggu (22/11).

Heru mengatakan sejumlah perwakilan dari Polsek Metro Tanah Abang dikirim untuk mengimbau Rizieq agar menjalani tes usap Covid-19 pada Sabtu lalu.

Namun, Rizieq tidak dapat ditemui dengan alasan tengah istirahat, dan tidak menerima tamu. Sehingga, polisi hanya mengimbau Rizieq lewat utusannya dari depan pagar rumah.

Heru memastikan Rizieq Shihab melakukan tes usap Covid-19 secara mandiri, tanpa fasilitas pemerintah.

Kapolda Metro Jaya Irjen Polisi Fadil Imran pun menyebutkan adanya klaster Covid-19 tercipta dari kerumunan kawasan Petamburan, Jakarta Pusat. Bukan cuma satu, melainkan empat klaster Covid-19 yang tercetus.

“Telah terjadi klaster baru penyebaran Covid-19 di Jakarta, yakni klaster akad nikah di Petamburan, dan klaster Tebet,” ujar Fadil.

Fadil juga menyebutkan adanya klaster penyebaran Covid-19 juga terjadi di Bandara Soekarno-Hatta dan juga klaster Megamendung, Bogor, Jawa Barat.

“Kami akan pastikan masyarakat yang terkonfirmasi positif bisa dilakukan ‘tracing’ kontak erat untuk memutus penyebaran dan memastikan mereka dapat perawatan memadai,” kata dia.

Tes cepat Covid-19 oleh TNI-Polri dilaksanakan di SDN Petamburan I Gang IV, hanya 500 meter dari Petamburan III atau markas FPI.

Seribu alat tes cepat disiapkan untuk memeriksa seluruh warga Kelurahan Petamburan. Hasil tes cepat tersebut masih dalam pengolahan Satgas Covid-19.

Sementara itu, Kasdam Jaya Brigjen Saleh menjelaskan tes cepat Covid-19 tersebut guna mengetahui seberapa besar dampak dari acara itu.

“Tindakan ini harus diambil sebagai dampak kerumunan,” kata Saleh.

Aparat gabungan menjaga ketat di lokasi tes cepat dan menerapkan jaga jarak dalam pemeriksaan tersebut.

Sejak dibuka pendaftaran pada pukul 16.00 WIB, baru ada lima orang menjalani tes cepat (rapid test). Padahal, ratusan warga tinggal di kawasan tersebut.

Warga tidak begitu antusias dengan kegiatan tes cepat yang dijalankan oleh aparat Polda Metro Jaya.

“Banyak warga yang nggak mau,” kata Ketua RT 09/04 Petamburan, Hambali.

Kepulangan Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Rizieq Shihab, menjadi sorotan, lantaran mengundang banyak kerumunan massa.

Pria yang dijuluki Habib Rizieq tersebut dikabarkan jatuh sakit beberapa hari setelah resepsi pernikahan Syarifah Najwa Shihab putrinya, yang mengundang 10.000 tamu.

Melalui sepucuk surat FPI, Habib Rizieq pun mengabarkan tidak sehat ketika tidak dapat memenuhi panggilan polisi, terkait klarifikasi keramaian yang dinilai abai protokol kesehatan tersebut.

Polisi telah menghampiri rumahnya di Jalan Petamburan III Jakarta Pusat, dan hanya diterima sampai depan pagar rumah.

(red)  

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *