24 November 2020
  • 24 November 2020
Breaking News
  • Home
  • Redaksi
  • Kabar Gembira : Lampaui Angka Kematian, Jumlah Pasien Sembuh Corona di Jakarta Melonjak

Kabar Gembira : Lampaui Angka Kematian, Jumlah Pasien Sembuh Corona di Jakarta Melonjak

By on 4 May 2020 0 186 Views

Foto: dok.ROC/idj

Jakarta, ROC — Kabar yang menggembirakan datang dari DKI Jakarta, pasien yang dinyatakan sembuh dari penyakit yang terinfeksi virus Corona atau Covid-19 di Jakarta terus bertambah. Begitu pun dengan pasien yang meninggal.

Kabar gembiranya, jumlah pasien sembuh sudah melampaui angka kematian akibat Covid-19 sejak beberapa hari yang lalu.

Bahkan, tambahan pasien sembuh dalam dua hari terakhir ini melonjak, jauh melampaui tambahan pasien meninggal.

Jumlah pasien sembuh dari penyakit Covid-19 di Jakarta tercatat melampaui jumlah pasien meninggal pada 29 April 2020, yang mana pada hari itu, pasien yang dinyatakan sembuh sebanyak 412 orang, sementara pasien yang meninggal berjumlah 381 orang.

Dengan demikian, persentase kesembuhan mencapai 10 persen, sedangkan tingkat kematian atau case fatality rate sebesar 9 persen.

Data tersebut membalikkan keadaan hari sebelumnya, 28 April 2020. Saat itu, angka kesembuhan dari Covid-19 sebesar 9 persen, sementara tingkat kematian 10 persen.

Berdasarkan jumlahnya, per 28 April 2020, pasien sembuh sebanyak 341 orang, sedangkan pasien meninggal berjumlah 379 orang.

Itu berarti, dalam satu hari, pada rentang waktu 28 April-29 April, pasien sembuh bertambah 71 orang, sementara pasien meninggal bertambah 2 orang.

Angka kesembuhan bertambah

Sejak 29 April 2020, tingkat kesembuhan dari Covid-19 di Jakarta terus melampaui angka kematian pasien. Pasien sembuh tiap harinya selalu lebih banyak dibandingkan pasien meninggal.

Persentase kesembuhan dari Covid-19 di Jakarta kini mencapai 14 persen, sementara tingkat kematian sebesar 9 persen.

Berikut rinciannya berdasarkan data di situs web corona.jakarta.go.id:

Pasien sembuh 

28 April: 341 orang

29 April: bertambah 71 menjadi 412 orang

30 April: tetap 412 orang

1 Mei: bertambah 15 menjadi 427 orang

2 Mei: bertambah 135 menjadi 562 orang

3 Mei: bertambah 60 menjadi 622 orang

Pasien meninggal

28 April: 379 orang

29 April: bertambah 2 menjadi 381 orang

30 April: tetap 381 orang

1 Mei: bertambah 13 menjadi 393 orang

2 Mei: bertambah 7 menjadi 400 orang

3 Mei: bertambah 10 menjadi 410 orang

Tambahan kasus positif masih naik-turun

Tambahan kasus positif Covid-19 di Jakarta tiap harinya masih naik-turun. Dalam sepekan terakhir, kasus Covid-19 di Ibu Kota selalu bertambah lebih dari 60 pasien.

Berikut datanya

26 April: 3.746 kasus

27 April: bertambah 86 pasien menjadi 3.832 kasus

28 April: bertambah 118 pasien menjadi 3.950 kasus

29 April: bertambah 83 pasien menjadi 4.033 kasus

30 April: bertambah 105 pasien menjadi 4.138 kasus

1 Mei: bertambah 145 pasien mennadi 4.283 kasus

2 Mei: bertambah 72 pasien menjadi 4.355 kasus

3 Mei: bertambah 62 pasien menjadi 4.417 kasus

Sementara itu, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menyatakan Jakarta belum merdeka dari Covid-19, meskipun sempat terjadi pelambatan kasus beberapa waktu lalu.

“Adanya peristiwa penurunan tidak boleh diartikan sudah selesai. Ini belum selesai. Jakarta belum merdeka dari Covid-19,” ujar Anies dalam konferesi pers di Balai Kota DKI Jakarta, Jumat (1/5) lalu.

Saat ini, lanjut Anies, masyarakat Jakarta masih harus bertempur melawan Covid-19. Sebab, sampai saat ini masih ditemukan kasus positif setiap harinya.

Dia meminta masyarakat untuk lebih disiplin mengikuti aturan yang berlaku selama pembatasan sosial berskala besar (PSBB).

“Kita masih harus bertempur melawan Covid-19. Karena kita belum merdeka dari Covid-19, maka jangan kendor,” tegasnya.(idj)

 

👉Terimakasih sudah membaca & membagikan link republik-online.com

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *