25 October 2020
  • 25 October 2020
Breaking News
  • Home
  • Redaksi
  • Kabar Buruk : Kasus Covid-19 Meningkat, PSBB DKI Jakarta Kemungkinan Diperpanjang

Kabar Buruk : Kasus Covid-19 Meningkat, PSBB DKI Jakarta Kemungkinan Diperpanjang

By on 18 April 2020 0 299 Views

Gubernur DKI Anies Baswedan bersama Wagub DKI Ahmad Riza Patria
(Foto: Instagram @aniesbaswedan)

Jakarta, ROC – Penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di DKI Jakarta kemungkinan akan diperpanjang. Hal tersebut disampaikan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan bersama Wagub Ahmad Riza Patria dalam rapat koordinasi virtual dengan Tim Pengawas (Timwas) Covid-19 DPR RI, Kamis (16/4).

“Kita di Jakarta harus bersiap untuk periode yang panjang. Mudah-mudahan wabah ini cepat selesai,” ungkap Anies.

Anies meminta agar masyarakat selalu bersiap dengan kondisi yang ada.

“Insya Allah kita bisa leluasa bergerak lagi. Tapi bila panjang, kita harus bersiap,” tambahnya.

Anies mengaku, secara infrastuktur, kesiapan yang dimiliki Pemprov DKI Jakarta sesungguhnya amat terbatas. Atas alasan itu, Anies mengajak semua pihak berkerja ekstra keras mencegah dan memutus penularan virus asal Kota Wuhan itu.

“Bila kasusnya melonjak jadi ribuan dengan pulau Jawa sepadat ini, maka hampir pasti keteteran,” jelasnya.

Anies mengingatkan, bahwa pihaknya sedari awal sudah meminta agar dilakukan ‘lockdown’.

“Itu sebabnya kami dari awal usulkan Jakarta, mungkin ingat kami pernah buat peraturan untuk tutup bus AKAP (Angkutan Kota Antar Provinsi),” ujarnya.

Menurutnya, lockdown itu dipelukan agar virus Covid-19 tidak menyebar.

“Kita harap masalah ini tidak menular ke seluruh Indonesia, maka kebijakan ini menurut saya penting untuk jaga-jaga jangan sampai penularannya semakin meluas,” pungkasnya.

Sebelumnya, Jurubicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19, Achmad Yurianto menyampaikan penambahan jumlah kasus pasien positif.

Per hari Jumat (17/4/2020), jumlah pasien positif corona berjumlah 5.923 orang.

Berita buruknya, kasus positif hari ini lebih banyak ketimbang kemarin, yakni 407 orang. Kemarin, jumlah pasien positif yang ditemukan mencapai 380 orang.

“Penambahan kasus positif sebanyak 407 orang. Total 5.923,” ujarnya.

Berdasarkan data nasional, pasien positif baru terbanyak masih ditemukan di DKI Jakarta dengan 154 kasus baru di Ibu Kota, sehingga total kasus Covid-19 di Jakarta mencapai 2.815 pasien.

Data juga memperlihatkan bahwa penyebaran mulai banyak terjadi di daerah. Di Sulawesi Selatan misalnya, ada penambahan 62 pasien Covid-19.

Jawa Barat juga masih mencatat penambahan kasus baru cukup tinggi dengan 58 pasien.

Lalu Jawa Barat 11 orang, Kalimantan Selatan 10 orang, serta Jawa Tengah dan Kalimantan Timur masing-masing 9 orang.

Jawa Tengah, Kalimantan Barat, Nusa Tenggara Barat dan Kalimantan Utara masing-masing 8 orang.

Kepulauan Riau (6 orang), Lampung (5 orang), Papua Barat (5 orang), Riau (4 orang), Papua (3 orang), Gorontalo (3 orang).

Kemudian Sulawesi Tenggara (2 orang), dan Bangka Belitung, Jambi, Kalimantan Tengah serta Sumatra Utara masing-masing 1 orang.
(Red)

 

 

 

 

👉Terimakasih sudah membaca & membagikan link republikonline.com

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *