30 November 2020
  • 30 November 2020
Breaking News
  • Home
  • Redaksi
  • Jokowi Targetkan, Hingga 2035 Indonesia Punya 9 Juta Talenta Digital

Jokowi Targetkan, Hingga 2035 Indonesia Punya 9 Juta Talenta Digital

By on 19 November 2020 0 61 Views

Presiden RI Joko Widodo atau Jokowi

ROC — Presiden Joko Widodo atau Jokowi dalam gelaran tahunan Google for Indonesia (Google4ID) menyampaikan bahwa Indonesia membutuhkan banyak pelatihan untuk mengasah kemampuan sumber daya manusia bidang informasi teknologi.

“Agar mampu memenuhi kebutuhan 9 juta talenta digital hingga 2035,” ujar dia, Rabu (18/11).

Dalam acara yang digelar melalui video konferensi itu, Jokowi menjelaskan bahwa pelatihan untuk mendukung percepatan ekonomi digital yang memang membutuhkan sumber daya manusia digital dalam jumlah besar. “Karena itu, pengembangan SDM IT tidak bisa ditunda-tunda lagi,” kata Jokowi.

Presiden yang telah memimpin selama dua periode di Indonesia itu menerangkan, upaya untuk memenuhi target 9 juta talenta digital nasional tersebut tidak bisa hanya dikerjakan oleh pemerintah. Karena harus dilakukan bersama-sama, baik oleh pemerintah, perguruan tinggi, maupun swasta.

Selain itu, Jokowi mengatakan, Indonesia juga perlu meningkatkan literasi digital untuk menyiapkan masyarakat, terutama generasi muda agar menggunakan internet dengan baik dan aman.

“Serta bertanggung jawab, bebas dari misinformasi dan disinformasi, dan memerangi hoax atau berita bohong,” tuturnya.

Menurut Jokowi, literasi digital yang baik akan mendorong pemanfaatan teknologi digital ke arah yang positif. Alasannya, bisa meningkatkan produktivitas dan pembelajaran jarak jauh, mendorong kegiatan sosial, filantropi, penggalangan donasi untuk kemanusiaan, serta meningkatkan gerakan kepedulian, solidaritas, dan gotong-royong.

“Saya berharap berbagai inisiatif seperti Google for Indonesia 2020 akan terus bermunculan untuk berkontribusi bagi pengembangan SDM Indonesia di bidang IT, untuk membantu UMKM mengembangkan bisnis dan mampu naik kelas, serta bangkit dan maju bersama untuk Indonesia maju,” ujarnya.

Dalam acara yang sama, Country Director Google Cloud Indonesia Megawaty Khie menjelaskan bahwa, setelah Google Cloud Region Jakarta diresmikan pada Juni 2020 lalu, Google telah mengadakan 150 ribu training lab dan melatih seribu orang dalam kesiapan cloud. Program yang ditargetkan selesai pada akhir tahun itu, kata Megawati, sudah terlaksana pada Oktober lalu.

Menurut Megawati, Google membantu para pekerja yang memiliki motivasi dalam menambah kemampuan dan keterampilan mulai dari komputasi cloud hingga kecerdasan buatan (A1).

“Pelatihan seribu orang dalam hal kesiapan cloud merupakan bagian dari program Digital Talent Scholarship dari Kominfo untuk membangun SDM yang bisa membantu perusahaan, baik besar maupun kecil, untuk bertumbuh dan berkembang dengan bantuan Cloud,” pungkasnya.

(red)

 

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *