5 July 2020
  • 5 July 2020
Breaking News
  • Home
  • Nasional
  • Jokowi Soal Jabatan Ahok di BUMN: Masih Dalam Proses

Jokowi Soal Jabatan Ahok di BUMN: Masih Dalam Proses

By on 14 November 2019 0 115 Views

Jakarta, ROC – Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengatakan mantan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok masih mengikuti seleksi untuk menjadi bos di perusahaan Badan Usaha Milik Negara (BUMN). Menurut dia, Ahok bisa menjadi komisaris ataupun direksi.

“Bisa dua-duanya. Ini pake proses seleksi. Masih dalam proses,” kata Jokowi di Istana Negara Jakarta, Kamis (14/11).

Meski demikian, Jokowi tak menjawab tegas saat ditanya awak media apakah Ahok menjadi direksi BUMN atas usulan dirinya. Dia tak mau menjawab banyak sebab saat ini Ahok harus menjalani proses seleksi terlebih dahulu.

“Ini kan masih proses seleksi,” ujarnya.

Mantan Gubernur DKI Jakarta itu juga tak mau menjawab saat ditanya soal penempatan Ahok di BUMN. Dia meminta agar hal itu ditanyakan langsung kepada Menteri BUMN Erick Thohir.

“Itu sangat teknis, tanyakan ke menteri BUMN,” ucap Jokowi.

Saat ditanya soal peluang mantan rekan kerjanya itu menjadi bos BUMN, Jokowi menyinggung soal kinerja Ahok selama ini. Ahok diketahui merupakan wakil gubernur saat Jokowi menjabat sebagai gubernur DKI pada 2012 silam.

“Kita tahu kinerjanya. Nanti penempatan nya di mana, itu proses seleksi yang ada di Kementerian BUMN,” jelas Jokowi.

Belum Tentu Jadi Dirut

Wakil Menteri BUMN Budi Gunadi Sadikin membenarkan bahwa Erick Thohir dan Ahok membahas isu BUMN. Dia pun menyebut memang ada penugasan bagi Ahok.

“Betul memang Pak Ahok dipanggil Pak Erick mereka berbicara mengenai BUMN. Rencananya memang ada tugas yang diberikan ke beliau (Ahok),” ujar Budi pada Rakornas 2019 di Sentul, Jawa Barat, Rabu (13/11).

Mantan Direktur Utama (dirut) Inalum itu belum mau menjawab sektor mana yang akan Ahok pimpin atau kapan jadwal pengumumannya, namun dia menyebut Ahok belum tentu menjadi dirut.

“Membantu BUMN kan banyak tempatnya, kan enggak hanya dalam posisi sebagai dirut,” ucap Budi.

2 dari 2 halaman

Alasan Ahok Masuk BUMN

Secara pribadi, Budi menyebut Ahok merupakan salah satu putra terbaik bangsa. Dia pun percaya Ahok layak diberikan kesempatan.

Ketika ditanya apakah penunjukan Ahok atas permintaan Presiden Joko Widodo, Budi berkata sang presiden memang menginginkan putra-putri terbaik bangsa untuk meningkatkan performa ekosistem BUMN.

“Kita membutuhkan banyak talent-talent, putra-putri terbaik bangsa untuk bisa bergabung dengan BUMN (untuk) menjalankan amanah presiden yang disampaikan oleh Pak Menteri,” ujar Budi.

 

(Red/Merdeka)

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *